Google Chrome Hadirkan Fitur Ganti Password Bocor dengan Sekali Klik

0 21

BSINews, Jakarta – Google memperkenalkan fitur keamanan terbaru untuk browser Chrome dalam acara Google I/O 2025. Fitur ini dirancang agar pengguna dapat mengganti kata sandi yang bocor atau lemah hanya dengan sekali klik, tanpa perlu repot membuka halaman lain.

Selama ini, Google Chrome melalui Google Password Manager memang sudah memberi peringatan jika kata sandi pengguna terdeteksi dalam database kebocoran data. Namun, proses penggantian masih harus dilakukan secara manual. Dengan hadirnya fitur Automated Password Change, sistem akan langsung membuat kata sandi baru secara otomatis.

“Ketika Chrome menemukan kata sandi yang telah terungkap saat proses masuk, Google Password Manager akan memberi sinyal kepada pengguna dengan menampilkan pilihan untuk memperbaikinya secara otomatis,” tulis Google dalam blog resminya, dikutip dari The Verge, Rabu (21/5).

Fitur Ganti Password Bocor dengan Sekali Klik

Meski begitu, fitur ini hanya berfungsi pada situs web yang sudah bekerja sama dengan Google. Perusahaan kini tengah menjalin komunikasi dengan pengembang agar mereka menyiapkan dukungan untuk inovasi tersebut.

Google menargetkan peluncuran penuh fitur ini pada akhir 2025. Menurut Google, banyak pengguna cenderung enggan mengganti kata sandi karena prosesnya dianggap merepotkan. Kehadiran fitur ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan sekaligus kenyamanan.

“Kami menyadari bahwa jika ada sesuatu yang merepotkan, orang cenderung menghindarinya. Jadi, kami memandang penggantian kata sandi otomatis sebagai sebuah manfaat untuk keamanan dan juga kenyamanan,” kata Parisa Tabriz, VP dan GM Chrome di Google.

Baca juga:UBSI Dorong Inovasi Akademik Lewat Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah

Meski begitu, Tabriz menegaskan Chrome tidak akan mengganti kata sandi yang rentan atau sudah bocor tanpa izin pengguna. “Kami sangat berkomitmen untuk menjamin bahwa pengguna tetap memiliki kendali saat melakukan perubahan pada kata sandi mereka,” jelasnya.

Sebagai penutup, Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) mengajak seluruh mahasiswa dan sivitas akademika untuk lebih bijak dalam menjaga keamanan data pribadi di dunia digital. Pemanfaatan fitur-fitur baru seperti yang dihadirkan Google Chrome dapat menjadi langkah sederhana namun penting untuk melindungi informasi pribadi dari ancaman kebocoran data.(Teguh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.