Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Perdalam Literasi Pajak Era Modern
BSINews, Pontianak – Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar Seminar Perpajakan dengan tema “Memahami Sistem Perpajakan Digital Era Modern” pada Jumat (4/7). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Kalimantan Barat mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Seminar tersebut merupakan hasil kerja sama antara Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI kampus Pontianak dengan Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat. Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester empat yang antusias mendalami perkembangan sistem perpajakan di Indonesia.
UBSI kampus Pontianak terus berkomitmen perkuat literasi pajak bagi mahasiswa
Hartono, selaku Penyuluh Pajak Ahli Madya dari Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat, menjadi narasumber utamanya. Materi yang ia paparkan mencakup pengenalan sistem perpajakan Indonesia, kategori wajib pajak, serta alur pemanfaatan pajak bagi pembangunan nasional.
Sementara itu, Raja Sabarudin, selaku Ketua Prodi Sistem Informasi Akuntansi UBSI kampus Pontianak, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi bersama DJP Kalbar. Ia menekankan pentingnya pembekalan pengetahuan perpajakan sejak dini bagi calon akuntan.
“Seminar ini sangat penting untuk memberikan pemahaman praktis tentang perpajakan kepada mahasiswa,” ujar Raja dalam keterangan rilis, Senin (7/7).
Baca Juga : UBSI Siapkan Mahasiswa Manajemen Pajak dengan Workshop PPh Badan untuk Karier di Dunia Perpajakan
Selain itu, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Kalbar, Bombong dalam sambutannya juga menegaskan perlunya literasi pajak di kalangan generasi muda.
“Mahasiswa sistem informasi akuntansi perlu memahami sistem perpajakan digital yang terus berkembang di era modern ini,” kata Bombong.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama sesi berlangsung. Beragam pertanyaan diajukan, mulai dari mekanisme perhitungan pajak, kewajiban wajib pajak, hingga pemanfaatan pajak untuk pembangunan. Diskusi interaktif ini menjadi wadah pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa.
Raja juga menyebut bahwa seminar perpajakan ini menjadi langkah UBSI kampus Pontianak sebagai Kampus Digital Kreatif untuk menjembatani dunia akademisi dengan praktik profesional di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai sistem perpajakan Indonesia sekaligus siap menghadapi tantangan profesi akuntansi di era digital.
“Kerja sama antara UBSI dengan Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat juga akan berlanjut dengan program relawan pajak untuk negeri, yang direncanakan melibatkan mahasiswa secara aktif dalam edukasi perpajakan masyarakat”. (Sfk)