Pembekalan Sertifikasi Python PCAP, Mahasiswa Informatika UBSI Kampus Sukabumi Tingkatkan Kompetensi Digital

0 57

BSINews, Sukabumi – Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Sertifikasi PCAP: Programming Essentials in Python dari Cisco Networking Academy (NetAcad) pada Kamis (19/6). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh mahasiswa semester II sebagai bagian dari persiapan menghadapi ujian sertifikasi internasional.

Acara ini menghadirkan Waeisul Bismi sebagai narasumber utama dan dimoderatori oleh Nila Hardi. Mahasiswa dibekali pemahaman teknis terkait dasar-dasar pemrograman Python serta strategi efektif dalam menjawab soal-soal ujian sertifikasi PCAP.

Sertifikasi PCAP (Certified Associate in Python Programming) merupakan pengakuan kompetensi internasional yang sangat dibutuhkan di era digital, khususnya pada bidang Data Science, Machine Learning, Internet of Things (IoT), serta pengembangan sistem berbasis Python.

Baca juga: Workshop Python dan Machine Learning Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak dan Sukabumi

Sertifikasi Python PCAP sebagai Bekal Kompetensi Digital Mahasiswa

Ketua Program Studi Informatika UBSI Kampus Sukabumi, Denny Pribadi, menjelaskan pentingnya pembekalan ini dalam mendukung capaian pembelajaran dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia industri.

“Kegiatan pembekalan ini kami rancang untuk memberikan pengalaman praktis sekaligus pengakuan kompetensi bagi mahasiswa. Sertifikasi Python menjadi modal penting untuk memasuki dunia kerja dengan lebih percaya diri dan profesional,” ungkap Denny.

Antusiasme Tinggi dan Harapan Berkelanjutan

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan partisipasi aktif peserta pada sesi diskusi yang membahas implementasi Python dalam dunia industri. Acara ditutup dengan pengisian kuisioner, dokumentasi bersama, dan harapan dari panitia agar kegiatan serupa terus berlanjut.

Melalui program ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori pemrograman, tetapi juga memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui secara internasional sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja berbasis teknologi.(Femmy)

Leave A Reply

Your email address will not be published.