Aplikasi Eco Enzim UBSI Kampus Tegal Sukses Bantu Kelola Limbah Organik Brebes
BSINews, Tegal — Di tengah semakin meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan, inovasi berbasis teknologi menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menorehkan prestasi melalui karya mahasiswa yang mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan.
Aplikasi Eco Enzim UBSI Kampus Tegal Sukses Bantu Kelola Limbah Organik Brebes
Mahasiswi Prodi Sistem Informasi, Eka Putri Agustin, berhasil menciptakan aplikasi Eco Enzim yang dirancang khusus untuk membantu pengelolaan limbah organik di Kabupaten Brebes. Aplikasi hasil Tugas Akhir ini kemudian diserahkan secara resmi kepada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes, dan dibimbing oleh dosen Sopian Aji dan Imam Tazali.
Eco Enzim berfungsi mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga, seperti kulit buah dan sayur, yang melalui proses fermentasi diubah menjadi cairan serbaguna. Cairan tersebut dapat digunakan sebagai pembersih alami, penghilang bau, serta pupuk organik cair.
Eka menjelaskan aplikasi ini dilengkapi dengan tutorial, dokumentasi, dan sistem pengingat fermentasi agar pengguna bisa memanfaatkan teknologi secara maksimal. Selain itu, media sosial dimaksimalkan untuk memperluas jangkauan edukasi dan meningkatkan kesadaran lingkungan.
Sementara itu, Slamet Wahyudi, Perwakilan Dinkominfotik Brebes mengatakan sangat mengapresiasi semangat inovatif para mahasiswa UBSI.
“Serah terima aplikasi Eco Enzim sejalan dengan visi kami dalam membangun masyarakat yang sadar lingkungan melalui pendekatan berbasis teknologi,” ujar Slamet Wahyudi dalam keterangan tertulis, Kamis (4/9).
Baca Juga:Mahasiswa UBSI Ciptakan Aplikasi Cerdas untuk Tingkatkan Layanan Kependudukan di Kecamatan Trucuk
Ikut menambahkan, Sopian Aji menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Eka Putri dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.
“Proyek Eco Enzim menunjukkan bahwa mahasiswa UBSI mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat, baik dari sisi akademis maupun sosial. Semoga aplikasi ini terus berkembang dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
UBSI Kampus Tegal berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa dalam menciptakan karya inovatif dan aplikatif. Ke depan, pengembangan aplikasi Eco Enzim akan diperluas melalui pelatihan dan kolaborasi dengan sekolah, komunitas lingkungan, dan instansi terkait. Hal ini menunjukkan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. (Safika Rahman)