Belajar Toleransi Bisa Seru! Siswa SD Diajak Pahami Arti Persatuan Lewat Cara Interaktif

0 39

BSINews, Bogor – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Bogor melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Islam Membangun Persatuan dalam Keberagaman” di SDN Pasireurih 05 Bogor pada Rabu (13/5). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berlangsung interaktif dan penuh antusiasme dari para siswa sekolah dasar.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif dan pembinaan karakter. Kegiatan PkM ini menjadi bagian dari mata kuliah Pendidikan Agama yang bertujuan meningkatkan kemampuan bersosialisasi mahasiswa sekaligus menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan sikap saling menghargai kepada siswa sejak dini.

Storytelling, permainan edukatif, dan diskusi ringan jadi media penanaman nilai kebersamaan kepada siswa sekolah dasar.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan materi mengenai pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari meskipun memiliki perbedaan latar belakang, karakter, maupun pendapat. Materi disampaikan melalui storytelling, permainan kelompok, diskusi ringan, kuis interaktif, hingga sesi tanya jawab agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Mahasiswa juga memberikan contoh sederhana penerapan sikap toleransi di lingkungan sekolah, seperti saling membantu teman, menjaga kerukunan, serta bekerja sama dalam kegiatan belajar maupun bermain. Suasana kegiatan terlihat hangat dan penuh semangat, terutama saat siswa mengikuti permainan edukatif yang mengajarkan pentingnya kerja sama dan kebersamaan.

Baca juga: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBSI Tanamkan Nilai Akhlak Generasi Z Lewat PKM di Rumah Yatim

Kepala Kampus UBSI Kampus Bogor, Sugiono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam memberikan edukasi positif kepada masyarakat. “Kegiatan ini tidak hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial kepada generasi muda,” ujarnya dalam keterangan rilis Rabu (13/5).

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan, Muhamad Zidan Kalinggar Januarsyah, berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya hidup rukun dalam keberagaman. “Kami ingin adik-adik memahami bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk tetap bersatu dan saling menghargai,” ucapnya.

Pihak sekolah turut menyambut baik kegiatan ini karena dinilai mampu membantu memperkuat pendidikan karakter bagi siswa di lingkungan sekolah dasar.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.