Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBSI Tanamkan Nilai Akhlak Generasi Z Lewat PKM di Rumah Yatim

0 8

BSINews, Depok – Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Bahasa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Rumah Yatim dan Dhuafa Al Aisyah, Jatimulya, Cilodong, Kota Depok, pada Selasa (5/5), dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang mengusung tema “Pengaruh Akhlak Generasi Z di Era Modern” ini berlangsung penuh antusias dan kehangatan bersama anak-anak yatim dan dhuafa.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kegiatan pendidikan, sosial, dan pembinaan karakter. Kegiatan PKM ini menjadi salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pendidikan akhlak di era digital.

Edukasi etika digital dan pembinaan karakter jadi fokus kegiatan pengabdian masyarakat di Kota Depok.

Ketua pelaksana kegiatan, Safira Cinta Anjani, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih karena perkembangan teknologi dan media sosial memiliki pengaruh besar terhadap perilaku generasi muda saat ini. Menurutnya, Generasi Z perlu mendapatkan pembinaan karakter agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa meninggalkan nilai moral dan ajaran agama.

Saat memberikan sambutan, Safira menyampaikan pentingnya menjaga akhlak di tengah perkembangan teknologi digital. “Kami ingin memberikan pemahaman kepada anak-anak bahwa perkembangan teknologi dan media sosial harus disikapi dengan bijak. Akhlak yang baik tetap harus menjadi pondasi utama dalam bergaul, belajar, dan menggunakan media digital di era modern sekarang ini,” ujarnya dalam keterangan rilis Selasa (5/5).

Baca juga: Rahasia Administrasi Organisasi yang Rapi Dibongkar HIMASA Lewat Seminar Interaktif

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya menjaga akhlak, etika menggunakan media sosial, sikap saling menghormati, serta menjaga sopan santun di lingkungan masyarakat maupun dunia digital. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab.

Salah satu anggota tim, Reynaldy Zildjian Rifqiwardani, juga menekankan pentingnya pendidikan karakter di tengah perkembangan teknologi digital. “Generasi Z hidup berdampingan dengan teknologi setiap hari. Karena itu, penting menanamkan akhlak Islami agar mereka mampu menyaring informasi dan menggunakan media sosial secara positif,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Safira Cinta Anjani berharap kegiatan PKM ini dapat memberikan manfaat positif bagi peserta dan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik, cerdas, serta mampu menghadapi perkembangan zaman dengan bijaksana.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.