Dari Scroll ke Skill! Dosen UBSI Sulap TikTok Jadi Kelas Bahasa Inggris untuk Pemuda Pinang
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Kali ini, UBSI menggelar pelatihan bertajuk penggunaan kosakata (vocabulary) bahasa Inggris melalui aplikasi TikTok bagi pemuda Karang Taruna Pinang pada minggu (12/4).
Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan remaja aktif di lingkungan Karang Taruna. Pelatihan ini berangkat dari tingginya penggunaan media sosial, khususnya TikTok, di kalangan generasi muda yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai hiburan. Melalui kegiatan ini, UBSI mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukatif dan produktif.
Bukan sekadar hiburan, media sosial dimanfaatkan jadi ruang belajar kreatif dan peningkatan daya saing global
Ketua pelaksana kegiatan, Leny Hikmah Rentiana, menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis media sosial dinilai lebih efektif dalam menarik minat peserta.
“Kami ingin mengubah cara pandang bahwa belajar bahasa Inggris tidak selalu kaku. Dengan TikTok, peserta bisa belajar secara praktis, kontekstual, dan sesuai dengan kebiasaan digital mereka sehari-hari,” ujarnya dalam keterangan rilis Minggu (12/4).
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari pengenalan slang internasional yang populer, penggunaan kosakata dalam konteks digital, hingga praktik membuat caption dan narasi video berbahasa Inggris. Metode yang digunakan bersifat interaktif, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung mempraktikkannya.
Pengurus Karang Taruna Pinang, Taufan, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini memberikan perspektif baru dalam memanfaatkan media sosial secara lebih positif.
“Pelatihan ini membuka wawasan kami bahwa media sosial bisa menjadi alat untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri, bukan hanya untuk hiburan semata,” tuturnya.
Baca juga: Melek Konten Digital, Ibu PKK Cibubur Didorong Lebih Cerdas Kelola Informasi
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi berlangsung. Mereka tidak hanya mengikuti materi, tetapi juga mencoba membuat konten sederhana menggunakan bahasa Inggris yang telah dipelajari.
Sebagai penutup, Leny juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak berkelanjutan bagi peserta.
“Kami berharap para peserta dapat terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka melalui media sosial, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan daya saing di era global,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, UBSI berharap pemuda Karang Taruna Pinang dapat menjadi generasi yang adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk pengembangan diri. (Niken)