Dosen dan Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Implementasikan AI untuk Dongkrak UMKM Kerajinan Kayu

0 50

BSINews, Purbalingga — Dorongan terhadap transformasi digital UMKM terus diperkuat oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto. Melalui dukungan Yayasan Bina Sarana Informatika, dosen UBSI turun langsung membantu pelaku UMKM kerajinan kayu “Berkah Cumplung” di Kabupaten Purbalingga dengan menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dirancang untuk mengakselerasi digitalisasi sektor usaha kecil. Tim pelaksana terdiri dari dosen Ina Maryani, Afit Muhammad Lukman, Eva Argarini Pratama, serta mahasiswa Rendy dan Nanda. Mereka melakukan kunjungan awal ke lokasi UMKM pada Kamis (11/9) silam untuk melakukan asesmen kebutuhan mitra dan menyusun rencana pengembangan teknologi yang akan diterapkan.

AI Sentuh Kerajinan Kayu Purbalingga, UMKM Berkah Cumplung Siap Go Nasional Berkat UBSI

Solusi yang ditawarkan adalah pembangunan website e-commerce berbasis AI. Platform ini tidak hanya menjadi etalase digital bagi produk-produk kerajinan kayu, tetapi juga memiliki kemampuan menganalisis produk yang paling diminati dan memberikan rekomendasi promosi yang lebih personal kepada calon pelanggan.

Ketua tim pengabdian, Afit Muhammad Lukman, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi AI pada e-commerce akan membantu UMKM memahami pola pasar dengan lebih cepat dan akurat.

“Dengan analisis AI, UMKM dapat mengetahui tren produk yang diminati pelanggan dan mengoptimalkan strategi penjualan mereka,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/10).

Ina Maryani menambahkan bahwa program ini menjadi bentuk nyata penerapan ilmu di luar ruang kelas. “Kami tidak ingin teknologi canggih seperti AI hanya berhenti di ruang kelas. Kami ingin membawanya langsung ke masyarakat untuk memberikan solusi nyata,” ungkapnya. Ia berharap platform ini dapat membantu Berkah Cumplung menjangkau pasar nasional dan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin.

Baca juga : Dosen UBSI Kampus Purwokerto Pacu Omzet UMKM Teh Bunga Telang Dengan Sentuhan AI

Keterlibatan mahasiswa juga menjadi bagian penting dari program ini. Selain memperoleh pengalaman praktis dalam pengembangan sistem, mereka juga belajar berinteraksi langsung dengan mitra industri.

Langkah ini menegaskan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inovasi dan teknologi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.