Dosen UBSI Latih Guru dan Staf TPQ Bina Ummah Kelola Kas Masuk dan Keluar dengan Microsoft Excel
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kali ini, kegiatan mengusung tema “Pemanfaatan Microsoft Excel Dasar untuk Pencatatan Kas Masuk dan Kas Keluar bagi Guru dan Staf TPQ Bina Ummah”.
Kegiatan tersebut digelar secara tatap muka di Balai Pertemuan TPQ Bina Ummah, Jl. Warakas 3 Gang 6 No. 36, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (9/5), pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Pelatihan ini diikuti oleh para guru dan staf TPQ Bina Ummah yang sehari-hari berurusan dengan aktivitas administrasi, termasuk pencatatan keuangan sederhana. Meski terlihat teknis, pencatatan kas masuk dan kas keluar merupakan bagian penting agar pengelolaan keuangan lembaga berjalan lebih rapi, transparan, dan mudah dipantau.
Kegiatan PM ini dipimpin oleh Baginda Oloan Lubis selaku ketua tim pelaksana, didampingi anggota tim Firstianty Wahyuhening Fibriany, Eri Riana, dan Santoso Setiawan. Sejumlah mahasiswa UBSI juga turut terlibat sebagai pendukung kegiatan.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala TPQ Bina Ummah, Nurhidayati. Ia menyampaikan apresiasi kepada dosen dan mahasiswa UBSI yang telah hadir memberikan pelatihan kepada para guru dan staf.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami yang setiap hari berurusan dengan pencatatan keuangan seperti kas masuk dan kas keluar. Semoga ilmu yang diberikan dapat diterapkan dan terus dikembangkan oleh para guru dan staf TPQ Bina Ummah,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima pada Senin (11/5).
Materi pelatihan disampaikan oleh Baginda Oloan Lubis, dengan Firstianty Wahyuhening Fibriany sebagai pembawa acara. Dalam pemaparannya, Baginda menjelaskan bahwa Microsoft Excel dapat menjadi alat sederhana namun efektif untuk membantu pencatatan keuangan dasar.
“Tujuan utama pelatihan pemanfaatan Microsoft Excel dasar untuk guru dan staf TPQ Bina Ummah ini adalah meningkatkan keterampilan dalam pencatatan kas masuk dan kas keluar agar menjadi lebih akurat dan efisien,” ujar Baginda dalam keterangan rilis yang diterima pada Senin (11/5).
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali empat kompetensi utama, yakni pembuatan tabel, penggunaan rumus SUM dan AVERAGE, pemanfaatan fitur Sort dan Filter, serta pengaturan cetak dokumen. Materi tersebut dipilih karena dekat dengan kebutuhan administrasi harian dan dapat langsung diterapkan oleh peserta.
Baginda juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian UBSI dalam mendukung peningkatan kemampuan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi yang praktis dan relevan.
“Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menjadi upaya untuk membantu guru dan staf TPQ Bina Ummah dalam menggunakan Microsoft Excel dengan baik, sehingga dapat mendukung proses pencatatan laporan keuangan kas masuk dan kas keluar menjadi lebih efektif,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru dan staf aktif menyimak materi, mencatat poin penting, serta mengikuti praktik penggunaan Microsoft Excel dengan serius. Suasana pelatihan berjalan hangat dan interaktif, terutama saat peserta mencoba langsung fitur-fitur Excel yang dapat membantu pekerjaan administrasi mereka.
Baca juga: Santri Go Digital! Pelatihan Excel Jadi Kunci Modernisasi Administrasi Pesantren
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Bukan hanya membawa teknologi ke ruang akademik, tetapi juga menghadirkannya ke tengah masyarakat agar dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari yang sederhana, praktis, dan berdampak.
Bagi lulusan SMA/SMK/MA yang ingin kuliah di kampus yang dekat dengan kebutuhan digital dan aktif berkontribusi untuk masyarakat, UBSI membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2026. Informasi program studi, biaya kuliah, beasiswa, dan pendaftaran dapat diakses melalui https://pmbubsi.id. Siapa tahu, langkah kecil hari ini menjadi awal perjalanan besar di masa depan.