UBSI Hadirkan Pelatihan Bahasa Inggris Interaktif Lewat Games dan Kolaborasi untuk Remaja Masjid
BSINews, Jakarta- Dosen dan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan bertajuk English Through Games and Collaboration bagi remaja DKM Masjid Jami’ Al Muttaqin di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris para peserta melalui metode pembelajaran interaktif berbasis permainan dan kolaborasi yang menyenangkan.
Pelatihan yang berlangsung di lingkungan Masjid Jami’ Al Muttaqin tersebut menghadirkan suasana belajar yang santai namun aktif. Para peserta diajak belajar bahasa Inggris melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, praktik dialog, hingga berbagai aktivitas kolaboratif yang mampu meningkatkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris sehari-hari.
Program ini dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Sastra Inggris dan Bahasa Inggris Universitas Bina Sarana Informatika, yakni Yanti Rosalina, Cicih Nuraeni, Ibnu Subroto, dan Endang Sri Andayani dengan melibatkan mahasiswa sebagai fasilitator kegiatan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mempelajari kosakata dan percakapan dasar bahasa Inggris, tetapi juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, serta keberanian berbicara di depan umum. Metode pembelajaran berbasis permainan (gamification) dipilih karena dinilai lebih sesuai dengan karakter generasi muda yang menyukai aktivitas kreatif dan interaktif.
Cicih Nuraeni menjelaskan bahwa pendekatan belajar yang menyenangkan mampu membantu peserta mengurangi rasa takut saat berbicara menggunakan bahasa Inggris.
“Banyak peserta sebenarnya memiliki semangat belajar yang tinggi, namun masih merasa takut salah ketika berbicara. Melalui games dan aktivitas kolaboratif, mereka menjadi lebih aktif dan percaya diri,” ujarnya.
Sementara itu, Yanti Rosalina menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya menghadirkan metode pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
“Metode pembelajaran yang kreatif dapat meningkatkan motivasi belajar sekaligus membangun suasana yang lebih nyaman bagi peserta dalam memahami bahasa Inggris,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ibnu Subroto yang menilai bahwa praktik langsung dan kolaborasi menjadi kunci penting dalam pembelajaran bahasa.
“Bahasa tidak cukup hanya dipelajari secara teori. Peserta perlu ruang untuk mencoba, berinteraksi, dan berani berbicara. Dengan pendekatan yang interaktif, proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan,” ungkapnya.
Selain sesi materi dan praktik, kegiatan juga diisi dengan permainan kelompok, simulasi komunikasi sederhana, serta sesi tanya jawab interaktif yang membuat suasana pelatihan semakin hidup. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, terutama saat mengikuti tantangan berbahasa Inggris bersama fasilitator.
Baca juga: UBSI Berikan Pelatihan Canva untuk Pengurus PKK RW 013 Cibubur
Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan keterampilan generasi muda melalui program-program kolaboratif yang inovatif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di era globalisasi.
Pengurus DKM Masjid Jami’ Al Muttaqin pun menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan pengalaman belajar baru bagi remaja masjid sekaligus memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa asing yang sangat dibutuhkan di era modern saat ini.