Dosen UBSI Latih Pengurus dan Remaja DKM Mushola Attaqwa Kelola Konten Instagram
BSINews, Tangerang Selatan – Media sosial seperti Instagram dapat menjadi jembatan bagi komunitas untuk menyampaikan informasi, mengajak masyarakat terlibat, hingga memperkenalkan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Namun, agar pesan tidak sekadar lewat di layar, informasi perlu dikemas dengan visual yang menarik dan mudah dipahami.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Pelatihan Pengelolaan Konten Visual untuk Promosi Kegiatan di Instagram bagi pengurus dan remaja DKM Mushola Attaqwa, Mekar Jaya, Tangerang Selatan, Sabtu (3/10).
Baca juga: Optimalkan Canva & AI! Dosen UBSI Latih Guru, Buat Media Pembelajaran dan Konten Instagram Menarik
Latih Kelola Konten Instagram
Kegiatan yang dipimpin oleh Eka Herdit Juningsih selaku Ketua Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat konten visual untuk mendukung penyebaran informasi kegiatan melalui media sosial, khususnya Instagram.
Di tengah kebiasaan masyarakat mengakses informasi melalui platform digital, kemampuan mengemas pesan secara visual menjadi salah satu keterampilan penting bagi organisasi dan komunitas. Pengumuman kegiatan yang sebelumnya hanya disampaikan dalam bentuk teks dapat dikembangkan menjadi konten yang lebih komunikatif, sehingga informasi lebih mudah dipahami dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Melalui pelatihan ini, pengurus dan remaja DKM Mushola Attaqwa didorong untuk lebih kreatif dalam menyusun konten promosi kegiatan. Media sosial diharapkan tidak hanya digunakan untuk membagikan pengumuman, tetapi juga menjadi sarana komunikasi yang mampu memperkenalkan aktivitas keagamaan, sosial, dan kepemudaan kepada masyarakat.
Salah satu peserta, Yulianti, menyambut positif pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan membantu peserta memahami pentingnya tampilan visual dalam menyampaikan informasi melalui Instagram.
“Pelatihan ini cukup membantu karena kami jadi lebih memahami bagaimana membuat konten kegiatan yang lebih menarik untuk Instagram. Jadi, informasi yang ingin disampaikan tidak hanya berupa pengumuman, tetapi bisa dikemas dengan visual yang lebih baik sehingga lebih mudah menarik perhatian masyarakat,” ujar Yulianti, Sabtu (3/10).
Bagi pengurus dan remaja DKM, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal untuk mengelola informasi kegiatan secara lebih kreatif. Dengan konten yang dirancang secara tepat, media sosial berpotensi membantu komunitas memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas.
Baca juga: Selalu Merasa Kurang Saat Buka Instagram? Dosen UBSI Ungkap ‘Jerat Digital’ di Balik Media Sosial
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program PkM, UBSI berupaya membagikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung aktivitas organisasi dan komunitas.
Ke depan, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pengurus dan remaja DKM Mushola Attaqwa Mekar Jaya. Dengan demikian, Instagram dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sebagai media komunikasi yang informatif, kreatif, dan mendukung kegiatan masyarakat.