Dosen UBSI Latih UMKM Perikanan Binangkit, Konten Digital Jadi Senjata Baru Tingkatkan Daya Jual

0 7

BSINews, Tangerang – Di era ketika orang bisa membeli ikan hanya lewat layar ponsel, cara menjual pun ikut berubah. Produk bagus saja kadang tidak cukup. Kalau fotonya buram, caption-nya seadanya, dan promosi terasa seperti tugas yang dikerjakan sambil menguap, ya susah juga menarik perhatian pembeli.

Hal inilah yang menjadi perhatian dosen Program Studi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) saat melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Sabtu, 25 April 2026, bersama mitra UMKM perikanan Binangkit di Pasartanahtinggi.

Baca juga: Dari Ikan ke Konten Digital, Dosen UBSI Latih UMKM Perikanan Desa Susukan Kuasai AI untuk Pemasaran

Mengusung tema “Pelatihan Pembuatan Konten untuk Meningkatkan Daya Jual”, kegiatan ini ditujukan bagi Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Binangkit sebagai upaya membantu para pelaku UMKM agar lebih siap bersaing di era digital.

Karena hari ini, jualan bukan cuma soal rasa atau kualitas produk, tapi juga soal bagaimana produk itu “bercerita” di media sosial.

Ketua pelaksana kegiatan, Yana Iqbal Maulana, menjelaskan bahwa kemampuan membuat konten pemasaran yang menarik kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha, termasuk UMKM sektor perikanan.

“Di tengah perkembangan digital saat ini, pelaku UMKM perlu memahami bahwa konten promosi menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing usaha. Produk yang baik perlu didukung dengan strategi pemasaran yang tepat agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan Jefi sebagai pemateri utama, dengan dukungan tim pelaksana yang terdiri dari Kusmayanti Solecha dan Lita Sari Marita sebagai anggota, serta mahasiswa Sutan Arlie Johan dan Meutia Raissa Emiliana yang turut aktif membantu jalannya pelatihan.
Materi yang diberikan tidak berhenti pada teori. Peserta diajak memahami pentingnya konten digital sebagai media promosi, lalu langsung masuk ke sesi workshop praktik pembuatan konten secara nyata.

Mulai dari bagaimana mengambil visual produk yang menarik, menyusun caption yang tidak terdengar seperti pengumuman RT, sampai bagaimana membuat promosi yang terasa dekat dengan calon pembeli.

Baca juga: Keren! Remaja PSHT Bekasi Belajar Bikin Konten Digital Pakai AI Bareng UBSI

Jefi dalam pemaparannya menekankan bahwa konten yang baik bukan soal mahalnya alat, tetapi tentang cara menyampaikan nilai dari sebuah produk.

“Konten yang efektif tidak harus dibuat dengan peralatan yang mahal. Yang terpenting adalah bagaimana produk bisa terlihat menarik, informatif, dan mampu membangun kepercayaan konsumen. Dari situ, peluang penjualan akan meningkat,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa metode yang disusun secara sistematis, mulai dari ceramah singkat, sesi workshop praktik langsung, hingga pendampingan dalam menyelesaikan konten pertama yang dibuat oleh peserta.

Respons peserta pun terasa hangat. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan, diskusi spontan, hingga keinginan peserta untuk terus belajar mengembangkan strategi pemasaran digital secara mandiri.

Bagi para pelaku UMKM Binangkit, pelatihan ini bukan sekadar belajar membuat postingan. Ini tentang memahami bahwa pasar hari ini bergerak cepat, dan mereka tidak bisa lagi hanya menunggu pembeli datang.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor UMKM perikanan.

Baca juga: Melek Konten Digital, Ibu PKK Cibubur Didorong Lebih Cerdas Kelola Informasi

Karena kampus seharusnya memang begitu, bukan hanya tempat orang belajar teori, tapi juga tempat ilmu turun ke lapangan, menyapa orang-orang yang benar-benar membutuhkannya.

Dan kadang, perubahan besar memang dimulai dari hal sederhana, satu foto produk yang lebih menarik, satu caption yang lebih meyakinkan, dan satu keberanian untuk mulai berjualan dengan cara yang lebih cerdas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.