Dosen UBSI Tingkatkan Literasi Digital Anggota Majelis Ta’lim Az Zahra Bogor Melalui Pelatihan Konten Kreatif
BSINews, Jakarta – Dalam upaya memperkuat literasi digital masyarakat serta mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, tim dosen dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Peningkatan Literasi Digital Melalui Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif bagi Anggota Majelis Ta’lim Az Zahra Kabupaten Bogor.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (18/10) di Sekretariat Majelis Ta’lim Az Zahra, Royal Citayam Residence, Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dosen UBSI Tingkatkan Literasi Digital Anggota Majelis Ta’lim Az Zahra Bogor
Tim pelaksana PkM terdiri dari Ahmad Al Kaafi sebagai ketua pelaksana, dengan tutor pelatihan Suparni dan Aji Sumandito, serta dua mahasiswa pendamping, Ahmad Maulana dan Fardhansyah Hanafi. Dalam penjelasannya, Ahmad Al Kaafi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Program ini bertujuan membantu anggota Majelis Ta’lim dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha rumahan dan produk lokal yang dikelola oleh pengurus maupun anggota.
“Kami melihat banyak anggota majelis yang memiliki usaha kecil, seperti kuliner, busana muslim, dan kerajinan. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan kemampuan membuat konten digital yang menarik agar dapat mempromosikan produk secara efektif di platform online,” ujarnya, dari keterangan rilis yan diterima pada Kamis (23/10).
Workshop ini berfokus pada pembuatan dan pengelolaan konten digital kreatif menggunakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan seperti Microsoft Copilot. Peserta diajarkan cara membuat desain sederhana, menulis deskripsi produk yang menarik, hingga mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran digital.
Menurut Suparni, kemampuan literasi digital kini menjadi keterampilan dasar yang harus dimiliki masyarakat di era ekonomi digital. “Dengan memahami cara membuat dan mengelola konten digital, para pelaku usaha kecil dapat meningkatkan daya saing produk, memperluas pasar, dan membangun citra positif melalui media online,” jelasnya.
Sementara itu, Aji Sumandito menambahkan bahwa pelatihan ini juga menekankan pentingnya etika dan keaslian dalam publikasi digital. “Kami tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga bagaimana membuat konten yang jujur, informatif, dan berkarakter agar pelanggan percaya terhadap produk yang dipromosikan,” ungkapnya.
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, mencoba langsung fitur AI pada Microsoft Copilot, serta membuat contoh konten promosi digital untuk produk mereka masing-masing. Beberapa peserta bahkan berhasil menghasilkan desain promosi dalam waktu singkat.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pengurus Majelis Ta’lim Az Zahra, yang berharap pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui penguatan literasi digital dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas. (Alisa)