Keterampilan Digital untuk Desa: UBSI Latih PKK Karangtengah Manfaatkan AI

0 26

BSINews, Sukabumi – Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar pelatihan keterampilan digital berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi unsur Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Karangtengah, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (15/11). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan digital masyarakat desa dalam memanfaatkan teknologi AI untuk berbagai kebutuhan produktif dan kreatif.

Keterampilan Digital untuk Desa: UBSI Latih PKK Karangtengah Manfaatkan AI

Kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai unsur Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). UBSI menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kemampuan digital masyarakat melalui program ini. Tim dosen Program Studi Sistem Informasi UBSI yang terdiri dari Agung Wibowo, Taufik Hidayatulloh, Satia Suhada, Eva Marsusanti, dan Erni Ermawati memberikan pendampingan penuh. Selain itu, Digital Creative Community (DICO) Sukabumi turut serta sebagai media partner, memastikan informasi kegiatan menjangkau masyarakat luas.

Perwakilan Kecamatan Cibadak mengapresiasi inisiatif kolaboratif ini, menekankan relevansi pelatihan dalam memperkuat kapasitas digital desa menghadapi perubahan zaman. Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra, berharap pelatihan ini membuka peluang baru bagi masyarakat untuk beradaptasi dengan teknologi digital.

Agung Wibowo, perwakilan tim dosen sekaligus pemateri pertama, menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat desa.

“AI bukan lagi sesuatu yang jauh dari kehidupan masyarakat desa. Dengan pelatihan ini, warga dapat memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan yang produktif dan kreatif,” ujarnya dalam keterangan rilis Senin (17/11).

Baca Juga:UBSI Dorong Peningkatan Keterampilan Digital PKK Cipinang Melayu Lewat Pelatihan Pemanfaatan TikTok untuk Promosi Bisnis Online

Materi pelatihan meliputi pengenalan AI dan pembuatan video kreatif. Iyad Supriadin, bersama tim dosen UBSI, menjelaskan konsep dasar kecerdasan buatan secara interaktif. Peserta kemudian mempraktikkan pembuatan video promosi, dokumentasi kegiatan PKK, dan konten edukatif menggunakan aplikasi berbasis AI.

Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dalam mencoba fitur AI. Atu, salah seorang peserta dari unsur PKK, mengungkapkan pengalamannya, “Awalnya saya mengira AI sangat rumit. Namun setelah mencoba, ternyata teknologi ini mudah dipahami dan dapat membantu kami membuat video kegiatan PKK. Saya merasa lebih percaya diri untuk belajar hal baru.” Peserta lainnya berharap pelatihan serupa dapat terus diadakan untuk meningkatkan kemampuan digital masyarakat secara berkelanjutan.

Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan desa digital, menunjukkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat untuk mempercepat dan meratakan transformasi digital desa. (Sfkrhm)

Leave A Reply

Your email address will not be published.