Mahasiswa UBSI Bekali Siswa SMAN 7 Tangsel Ambil Keputusan Tepat

0 8

BSINews, Tangerang Selatan – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pengambilan Keputusan Manajerial dari Sudut Pandang Ekonomi” di SMAN 7 Tangerang Selatan, Kamis (4/5). Kegiatan ini menjadi upaya mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam membantu meningkatkan kompetensi siswa menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan organisasi di era modern.

Pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi membuat generasi muda dihadapkan pada berbagai pilihan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kemampuan mengambil keputusan secara tepat dinilai menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki sejak usia sekolah.

Baca juga: Dosen UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat, Bantu Pokdakan Sebarkan Informasi Digital

Melalui kegiatan tersebut, tim mahasiswa memperkenalkan konsep dasar manajemen yang dikenal dengan fungsi Planning, Organizing, Leading, dan Controlling (POLC). Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, organisasi, maupun kehidupan pribadi.

Ketua Pelaksana PKM, Rashya Lorenso Akbar, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membantu siswa memahami pentingnya proses pengambilan keputusan yang terencana dan bertanggung jawab.

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi. Dengan memahami prinsip manajemen dan ekonomi, mereka dapat mempertimbangkan berbagai pilihan secara lebih rasional sehingga mampu menentukan langkah terbaik bagi diri mereka maupun organisasi yang mereka ikuti,” ujar Rashya dalam kegiatan tersebut.

Selain fungsi manajemen, siswa juga dikenalkan pada konsep opportunity cost atau biaya peluang. Konsep ini mengajarkan peserta untuk mempertimbangkan manfaat dan konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil, termasuk dalam mengelola waktu, tenaga, dan sumber daya yang dimiliki.

Menurut Rashya, pemahaman mengenai biaya peluang dapat membantu siswa menentukan prioritas dengan lebih baik.

“Kami berharap siswa tidak hanya mampu mengambil keputusan dengan cepat, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya dalam jangka panjang. Sikap seperti ini penting untuk membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab,” katanya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aktif dan komunikatif. Tim mahasiswa memanfaatkan media presentasi, simulasi sederhana, studi kasus, serta diskusi kelompok untuk mendorong partisipasi siswa selama proses pembelajaran.

Melalui metode tersebut, peserta diajak menganalisis berbagai situasi yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun organisasi. Mereka kemudian diminta menentukan solusi terbaik berdasarkan prinsip manajemen dan pertimbangan ekonomi yang telah dipelajari.

Program PKM ini dipimpin oleh Rashya Lorenso Akbar bersama tujuh anggota tim, yaitu Aisyah Nurutami, Divia Raj, Mutia Karima, Muhammad Rifki, Maulana Rizki Adha, Muhammad Rizki Abdillah, dan Rasya Muhammad Jadiaksa. Seluruh anggota terlibat aktif mulai dari tahap perencanaan, penyusunan materi, koordinasi dengan sekolah, dokumentasi, publikasi, hingga penyusunan laporan akhir kegiatan.

Baca juga: UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Penyuluhan Entrepreneurship bagi Anak Asuh dan Pengurus DKM Masjid Jami Al-Istiqomah Depok

Melalui program tersebut, diharapkan turut memperkuat karakter kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta sikap disiplin yang menjadi bagian dari Profil Pelajar Pancasila.

Kegiatan PKM ini menunjukkan peran perguruan tinggi dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat. Dengan menghadirkan program edukatif yang relevan, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.