Mahasiswa UBSI Kampus Cikarang Gelar Penguatan Wawasan Nusantara bagi Anak Panti Asuhan
BSINews, Jakarta – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cikarang, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Penguatan Wawasan Nusantara bagi Anak Panti Asuhan sebagai Generasi Muda Penerus Bangsa”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (26/10) di Istana Yatim Jayasampurna, Yayasan Pabu, Cikarang, dan diikuti oleh 15 anak panti berusia 8–12 tahun.
Mahasiswa UBSI Gelar Penguatan Wawasan Nusantara
Program ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak panti diharapkan mampu memahami makna menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang beragam namun tetap bersatu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Kegiatan PKM ini diketuai oleh Muhammad Ilham Fauzi, dengan anggota tim Zahwa Puteri Ramadhani, Aida Zulkhaika, Muhammad Fazri Andianto, Fajar Bayu Prasetyo, dan Yusril Al Fauzan. Pelaksanaan kegiatan mendapat bimbingan dari Furi Indriyani selaku dosen mata kuliah Pendidikan Pancasila yang memberikan arahan dan dukungan selama proses berlangsung.
Acara dimulai dengan sambutan ketua pelaksana, kemudian dilanjutkan penyampaian materi Wawasan Nusantara oleh Aida Zulkhaika selaku tutor. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga membuat anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap sesi.
Selain pemberian materi, kegiatan juga diisi dengan permainan edukatif yang bertujuan memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong. Aida Zulkhaika menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air. Lewat permainan, mewarnai, dan bernyanyi bersama, kami berharap anak-anak belajar bahwa kebersamaan dan saling menghargai adalah bagian dari bentuk cinta terhadap Indonesia,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Selasa (28/10).
Suasana keakraban semakin terlihat saat mahasiswa dan anak-anak panti berbaur dalam kegiatan seperti permainan memory card, mewarnai, dan bernyanyi bersama. Setiap aktivitas dirancang untuk mengasah kerja sama, konsentrasi, serta kreativitas peserta.
Menutup kegiatan, Muhammad Ilham Fauzi menyampaikan harapannya atas terselenggaranya PKM ini. Ia mengatakan bahwa antusiasme anak-anak menjadi pengalaman berarti bagi seluruh tim dan semakin menguatkan keyakinan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian bingkisan untuk seluruh anak panti. Keceriaan mereka selama kegiatan menjadi gambaran bahwa momen kebersamaan sederhana mampu menumbuhkan semangat persatuan dan cinta tanah air di kalangan generasi muda. (Alisa)