Mahasiswa UBSI Latih Siswa SMAN 15 Depok Bangun Kepercayaan Diri dan Komunikasi Efektif
BSINews, Depok – Kemampuan berkomunikasi secara efektif dan mengenali potensi diri menjadi bekal penting bagi remaja dalam menghadapi lingkungan sosial maupun dunia profesional. Untuk mendukung pengembangan keterampilan tersebut, tujuh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan komunikasi interpersonal dan pengembangan diri bagi siswa kelas XI-3 SMAN 15 Depok pada Sabtu (17/10).
Mahasiswa UBSI Latih Siswa SMAN 15 Depok Bangun Kepercayaan Diri dan Komunikasi Efektif
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya komunikasi yang efektif sekaligus mendorong tumbuhnya rasa percaya diri. Melalui pelatihan ini, siswa diajak mengenali karakter, kelebihan, dan potensi diri sebagai langkah awal untuk mengembangkan kemampuan pribadi maupun sosial.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan tim, mulai dari diskusi untuk menentukan tema, penyusunan proposal, pembuatan materi presentasi, hingga persiapan suvenir. Setelah itu, kegiatan dilaksanakan melalui sesi perkenalan, penyampaian materi, dan permainan edukatif untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif.
Materi pertama disampaikan oleh Raden Naizka Fatin Hamama dengan pembahasan Know Yourself atau mengenali diri sendiri. Melalui materi ini, siswa diajak memahami karakter, minat, serta potensi yang dimiliki agar lebih mengenal diri dan mampu menentukan arah pengembangan diri.
Selanjutnya, Putik Putri Alzahra membawakan materi mengenai personal branding dalam lingkungan sekolah maupun dunia kerja. Siswa diperkenalkan pada pentingnya membangun citra diri yang positif melalui sikap, kemampuan, cara berkomunikasi, dan konsistensi dalam menunjukkan potensi yang dimiliki.
Salah satu penyelenggara Putik Putri Alzahra, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat membantu siswa lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mengembangkan kemampuan pribadi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat lebih mengenali potensi dirinya, berani menyampaikan pendapat, dan membangun komunikasi yang positif dengan orang lain. Kemampuan tersebut penting untuk mendukung perkembangan mereka, baik selama menempuh pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Depok Selasa (27/10).
Baca Juga : eSIM Semakin Efektif Digunakan di Indonesia: Transformasi Digital Telekomunikasi Kian Nyata
Untuk meningkatkan keterlibatan peserta, kegiatan juga dilengkapi permainan berhadiah yang dipandu oleh Amara Amelia, Irfan Aryanda, dan Indriwati Ningsih. Sementara itu, dokumentasi foto dan video ditangani oleh Arsy Indah Safitri dan Anggun Nor Azykia. Amanda Lubna Safira bertanggung jawab sebagai operator yang memastikan kebutuhan teknis, termasuk penayangan materi presentasi, berjalan dengan baik.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa turut menjelaskan bahwa komunikasi interpersonal tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara, tetapi juga mencakup keterampilan mendengarkan, memahami sudut pandang orang lain, serta menyampaikan pendapat secara tepat. Kemampuan ini dapat membantu siswa membangun hubungan yang lebih baik di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Selain itu, pengembangan diri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan remaja menghadapi berbagai tantangan. Dengan mengenali kelebihan dan hal-hal yang perlu dikembangkan, siswa diharapkan lebih terbuka terhadap pengalaman baru, mampu mengevaluasi diri, dan berani mencoba peluang positif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UBSI untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kegiatan nyata di masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan siswa, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam menyampaikan materi, bekerja sama dalam tim, dan mengelola kegiatan edukatif.
Melalui kegiatan PkM ini, mahasiswa UBSI berharap siswa SMAN 15 Depok dapat menerapkan keterampilan komunikasi interpersonal dan pengembangan diri dalam kehidupan sehari-hari. Pelatihan ini diharapkan turut mendukung terbentuknya generasi muda yang percaya diri, mampu berkomunikasi secara efektif, dan siap mengembangkan potensinya di masa depan. (Safika)