Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Kemanusiaan Sejak Dini kepada Siswa MI Miftahul Ulum
BSINews, Serpong – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui ketua pelaksana Pangad Eko Putra menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Menumbuhkan Nilai-Nilai Kemanusiaan Sejak Usia Dini” kepada siswa kelas 6 MI Miftahul Ulum pada Rabu (12/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dirancang untuk menanamkan nilai moral dan karakter sejak usia dini.
Penyuluhan ini dilaksanakan oleh Kelompok 2 kelas 19.7A.27 UBSI Kampus BSD yang beranggotakan Pangad Eko Putra sebagai ketua pelaksana, Muhamad Azhri Amrullah sebagai sekretaris, Refy Fitriani Saputri dan Lelly Clodia Raras Fatma sebagai pemateri, serta Yahya Hasani Fauzi yang bertugas sebagai dokumentasi. Seluruh tim berperan aktif dalam perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.
Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Kemanusiaan Sejak Dini kepada Siswa MI Miftahul Ulum
Kegiatan ini dipilih karena MI Miftahul Ulum merupakan sekolah dasar Islam yang menekankan pembentukan karakter bagi siswa. Penyuluhan berlangsung interaktif, dengan fokus pada nilai empati, toleransi, kepedulian, dan sikap saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelum memasuki inti penyampaian materi, ketua pelaksana memberikan pengantar mengenai pentingnya nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan sikap empati dan saling menolong dalam aktivitas mereka sehari-hari,” ujar Pangad.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Selenggarakan Pelatihan Penerapan Sikap Adil di Rumah Les Cut Meutia
Metode penyampaian berupa ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, hingga permainan edukatif seperti teka-teki silang bertema kemanusiaan membuat suasana pembelajaran menjadi lebih hidup. Siswa terlihat aktif bertanya, menjawab, dan berpartisipasi dalam setiap sesi yang diberikan.
Guru pendamping mengapresiasi kegiatan ini karena membantu siswa memahami makna kemanusiaan secara sederhana namun bermakna. Berdasarkan pengamatan tim, siswa tampak lebih berani menyampaikan pendapat, peduli kepada teman, serta mampu menyebutkan contoh sikap kemanusiaan dari peristiwa sehari-hari.
UBSI Kampus BSD menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung dalam menyampaikan materi dan berinteraksi dengan siswa sekolah dasar.
Kegiatan ini diharapkan terus mendorong tumbuhnya sikap kemanusiaan pada siswa MI Miftahul Ulum serta memperkuat kontribusi UBSI dalam mencetak generasi yang berempati, peduli, dan berkarakter.(Niken)