Mahasiswa UBSI Tanamkan Toleransi Lewat Dialog Antarumat Beragama
BSINews, Tangerang – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Jembatan Dialog Antarumat Beragama” di MI Nurul Falah Cihuni, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/6). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WIB ini diikuti siswa kelas 5A2 dengan pendampingan wali kelas Wasliah, S.Ag, serta dukungan Kepala MI (Madrasah Ibtidaiyah) Nurul Falah Cihuni, H. Mad Ro’i, S.Pd.
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya toleransi, sikap saling menghormati, dan hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman.
Baca juga: Dosen UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat, Bantu Pokdakan Sebarkan Informasi Digital
Ketua Kelompok PKM, Nurlaila Aprilia Zamil, mengatakan bahwa pendidikan karakter terkait toleransi perlu diperkenalkan sejak usia dini.
Menurutnya, pemahaman mengenai keberagaman akan membantu siswa membangun hubungan yang baik dengan sesama di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan PKM ini, kami berharap peserta didik dapat memahami bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup rukun dan saling menghormati,” ujar Nurlaila saat menyampaikan materi kepada peserta.
Ia menambahkan, nilai toleransi yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi kehidupan yang semakin beragam. Dengan demikian, siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang terbuka dan menghargai perbedaan.
“Nilai-nilai toleransi yang ditanamkan sejak dini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang terbuka, menghargai keberagaman, serta mampu menjaga persatuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” katanya.
“Kami ingin siswa terlibat aktif dalam proses belajar. Ketika mereka berdiskusi dan saling bertukar pendapat, mereka belajar memahami sudut pandang orang lain dan menghargai perbedaan yang ada,” tambahnya.
Sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan materi, tim PKM juga mengadakan kuis edukatif berhadiah. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi toleransi dan dialog antarumat beragama yang telah dipelajari selama kegiatan berlangsung.
Wali Kelas 5A2 MI Nurul Falah Cihuni, Wasliah, S.Ag, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa UBSI. Ia menilai materi yang disampaikan relevan dengan upaya pembentukan karakter peserta didik di lingkungan sekolah.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa UBSI karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan pembentukan karakter peserta didik. Melalui penyampaian yang interaktif dan mudah dipahami, siswa dapat memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menghormati perbedaan dan menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama,” ujar Wasliah.
Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala MI Nurul Falah Cihuni, H. Mad Ro’i, S.Pd. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dapat memberikan manfaat positif bagi pengembangan wawasan sekaligus pendidikan karakter siswa.
“Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat seperti ini memberikan manfaat positif bagi peserta didik karena tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter. Kami berharap kerja sama antara pihak sekolah dan perguruan tinggi dapat terus terjalin sehingga semakin banyak program edukatif yang memberikan dampak baik bagi perkembangan siswa,” tutur H. Mad Ro’i.
Melalui kegiatan bertema “Jembatan Dialog Antarumat Beragama” ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan saling menghormati dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung penguatan karakter siswa melalui program pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.