Mahasiswa UBSI Kampus Cikarang Bersihkan Eco Edu Park dan Tanam Pohon untuk Edukasi Lingkungan
BSINews, Cikarang — Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan dan pentingnya menjaga ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan, kepedulian generasi muda menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan, delapan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cikarang melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon di Baitul Makmur Eco Edu Park, Telagamurni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (1/5).
Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa UBSI Kampus Cikarang di Eco Edu Park
Kegiatan tersebut dilakukan di area taman yang sebelumnya dipenuhi sampah daun kering dan plastik sisa aktivitas pengunjung. Para mahasiswa membersihkan jalur pejalan kaki, mengumpulkan sampah ke titik pembuangan, serta merapikan beberapa sudut taman yang terlihat kurang terawat.
Selain aksi bersih-bersih, mahasiswa juga menanam dua bibit pohon mangga dan jambu di area taman yang masih kosong. Penanaman pohon tersebut dilakukan sebagai langkah sederhana untuk memperkuat fungsi Eco Edu Park sebagai ruang edukasi lingkungan sekaligus menambah kawasan hijau di lingkungan sekitar.
Perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Baitul Makmur, Muhammad Suhapli, mengatakan bahwa area taman memang membutuhkan perawatan rutin, terutama setelah meningkatnya jumlah pengunjung pada akhir pekan.
“Kalau habis ramai pengunjung, sampah sering menumpuk di beberapa titik. Kehadiran mahasiswa ini membantu merapikan kembali area taman, jadi lebih nyaman digunakan warga,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Cikarang pada Kamis (7/5) .
Salah satu mahasiswa UBSI kampus Cikarang, Stephanie Antonella Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan ruang publik.
“Kami melihat sendiri bagaimana sampah bisa cepat menumpuk di ruang publik. Dari situ terasa bahwa menjaga kebersihan itu bukan hal besar, tapi harus dilakukan konsisten,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pemilihan lokasi Eco Edu Park dilakukan karena kawasan tersebut memiliki fungsi sebagai ruang publik sekaligus sarana edukasi masyarakat, sehingga manfaat kegiatan dapat langsung dirasakan oleh warga sekitar.
Baca juga : UBSI Kampus Cikarang Dorong Edukasi Lingkungan Lewat Aksi Bersih Taman
Eco Edu Park sendiri menjadi salah satu ruang terbuka yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari olahraga ringan hingga kegiatan komunitas. Namun, seperti banyak ruang publik lain di kawasan urban, pengelolaan kebersihan dan perawatannya masih membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Kondisi tersebut mencerminkan tantangan umum di wilayah perkotaan, di mana ruang terbuka hijau sering menghadapi persoalan kebersihan dan kurangnya perawatan. Dalam situasi ini, keterlibatan komunitas dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi ruang publik.
Setelah kegiatan selesai dilakukan, area taman terlihat lebih bersih dan tertata. Jalur pejalan kaki kembali nyaman digunakan, sementara bibit pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan memberikan keteduhan bagi pengunjung di masa mendatang.
Muhammad Suhapli berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk masyarakat sekitar.
“Kalau kegiatan seperti ini rutin, taman akan tetap terjaga. Warga juga bisa ikut terbiasa menjaga lingkungan,” tuturnya.
Melalui aksi sederhana seperti membersihkan sampah dan menanam pohon, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil yang memberikan dampak nyata bagi kualitas ruang publik dan masyarakat sekitar. (Indari)