Pelatihan AI Perkuat Kompetensi Pengurus RA Aisyiyah dalam Dunia Pendidikan

0 46

BSINews, JakartaUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi teknologi di sektor pendidikan. Salah satu wujudnya adalah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence di Sektor Pendidikan bagi Pengurus Raudhatul Athfal (RA) Aisyiyah.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (4/10) di Raudhatul Athfal (RA) Aisyiyah yang beralamat di Jalan Bambu Larangan RT 03/05, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Acara berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan diikuti dengan antusias oleh para pengurus RA Aisyiyah.

Pelatihan AI Perkuat Kompetensi Pengurus RA Aisyiyah dalam Dunia Pendidikan

Tim PkM UBSI kampus Jakarta dipimpin oleh Siti Nur Khasanah selaku ketua pelaksana, dengan Fatmawati sebagai tutor utama, serta didukung oleh Narti dan Sifa Fauziah. Sementara itu, tiga mahasiswa UBSI, yaitu Shandy Yoga Pratama, Silvania Dhea Buarnirun, dan Andika Prasetya Hermawan, turut berpartisipasi aktif sebagai pendamping lapangan.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua RA Aisyiyah yang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian UBSI terhadap kemajuan pendidikan di lingkungan mereka. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar para pengurus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital.

Baca juga: Dosen UBSI Dorong Transformasi Digital Tata Pamong Lewat Prompt AI

Dalam sesi pelatihan, Siti Nur Khasanah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali para pengurus RA agar memahami serta memanfaatkan kecerdasan buatan dalam kegiatan belajar-mengajar. “Pelatihan ini kami rancang untuk memperkenalkan konsep dasar AI, demonstrasi penerapan praktis dalam pembelajaran, serta pendampingan langsung penggunaan berbagai platform berbasis AI,” ujarnya.

Peserta diajak mempraktikkan penggunaan teknologi AI dalam kegiatan pendidikan, seperti pembuatan materi ajar interaktif, pengelolaan administrasi, serta strategi pembelajaran berbasis digital.

Siti menambahkan bahwa penguasaan teknologi menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. “Kami berharap pelatihan ini dapat membantu pengurus RA dalam menggunakan teknologi secara bijak dan produktif, sehingga mampu mendukung proses belajar yang lebih efektif dan menarik,” tutupnya.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.