Seru! Siswa MI Darul Hikmah Belajar Kelola Uang Digital Sejak Dini Bersama UBSI
BSINews, Depok – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema pelatihan pengelolaan keuangan berbasis digital bagi peserta didik MI Darul Hikmah Depok pada Minggu (19/4). Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan literasi keuangan sejak dini sekaligus mengenalkan pemanfaatan teknologi dalam aktivitas keuangan sehari-hari.
Pelatihan ini diikuti oleh siswa dengan antusiasme tinggi. Materi yang diberikan meliputi pengenalan konsep dasar keuangan seperti pentingnya menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga penggunaan aplikasi digital sederhana untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, simulasi, serta praktik langsung menggunakan perangkat digital agar mudah dipahami oleh peserta.
Edukasi finansial dikemas interaktif, kenalkan kebiasaan menabung hingga teknologi keuangan
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Akuntansi, Syamsul Bahri, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa pengelolaan keuangan yang baik sangat penting sebagai bekal masa depan, terlebih di era digital yang menuntut kemampuan adaptasi terhadap teknologi,” ujarnya dalam keterangan rilis Minggu (19/4).
Ia juga menambahkan bahwa edukasi seperti ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif sejak dini pada peserta didik.
“Kami berharap peserta tidak hanya memahami konsep keuangan, tetapi juga mampu menerapkannya secara bijak dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Baca juga: Edukasi HAM Sejak Dini, Mahasiswa UBSI Turun ke Sekolah Cegah Pelanggaran
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan literasi keuangan di lingkungan pendidikan dasar. Dengan metode pembelajaran yang menyenangkan, siswa diharapkan lebih mudah memahami serta mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun peserta. Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan dapat terus diperluas guna menciptakan generasi yang cerdas secara finansial dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. (Niken)