Tingkatkan Promosi UMKM Hend’z Florist Aglonema Depok, Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan Pengelolaan SDM Dengan Membuat Aset Konten Digital
BSINews, Jakarta – Seperti yang diketahui bahwa pada era digitalisasi ini, UMKM harus mengikuti perkembangan teknologi guna untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Baik dari segi produksi maupun pemasaran, karena kondisi UMKM saat ini masih banyak memiliki keterbatasan pengetahuan penggunaan teknologi yang mengakibatkan banyaknya UMKM tidak dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya baik di dalam maupun diluar negeri.
Baca Juga : Dukung Kemajuan UMKM, Dosen Universitas BSI Berikan Cara Buat Web Blog
Beberapa masalah yang ada di UMKM Hend’z Florist Aglonema, salah satunya adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja ditempat tersebut belum bisa memanfaatkan teknologi untuk membuat konten sebagai daya tarik pembeli dengan baik.
Oleh karena itu, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) memberikan pelatihan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), Minggu (19/3) berlokasi di di Jalan Jati RT.4 RW.4 No.32, Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, pukul 08.00 WIB, beranggotakan empat orang dosen yang terdiri dari Sofyan Marwansyah, Taat Kuspriyono, Purwatiningsih, Angestika Wilandari.
Taat Kuspriyono, menjelaskan terkait materi strategi pembuatan Aset Konten Digital yang menarik agar menhasilkan pelanggan potensial yang lebih luas.
“UMKM dengan produksi yang berkualitas serta membuat strategi pemasaran dengan membuat aset konten digital yang menarik, akan menghasilkan pelanggan potensial yang lebih luas,”ungkap Taat dalam keterangan tertulis, Senin (20/3).
Baca Juga : Membangun Brand Awareness UMKM Menggunakan TikTok Shop
Ia berharap dengan adanya pelatihan ini dapat diterapkan oleh para pelaku UMKM sebagai media pemasaran dan pengenalan produk.
“Berdasarkan hasil dari kegiatan pelatihan ini, diharapkan edukasi serta pelatihan mengenai pembuatan aset konten digital ini, mampu diterapkan para pelaku UMKM sebagai media untuk memperluas pemasaran dan pengenalan produk yang mana juga berkemungkinan untuk dapat meningkatkan penjualan serta pendapatan guna mencapai perekonomian masyarakat yang jauh lebih baik,” pungkas Taat.