Mahasiswa UBSI Bentuk Karakter Positif di Dunia Digital untuk Generasi Muda
BSINews, Bekasi – Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) di SMAN 14 Bekasi pada Rabu (22/5). Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas XI ini mengangkat tema “Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap Pembentukan Karakter di Era Digital”.
Pengabdian ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Character Building yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran sosial dan tanggung jawab mahasiswa terhadap lingkungan sekitar. Enam mahasiswa terlibat dalam kegiatan ini, yakni Anisya Septianur, Astatia Hulu, Juan Sebastian Aimar, Daira Syahfitri, Elsya Bani Aulia, dan M. Fajar Nurcahyadi.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI tidak hanya mendorong penguasaan teknologi di bidang akademik, tetapi juga membekali mahasiswanya dengan kemampuan membangun karakter serta nilai etika dalam kehidupan digital. Hal ini tercermin dalam materi yang dibawakan, seperti pentingnya etika bermedia sosial, literasi digital, serta dampak TIK terhadap kebiasaan dan pembentukan karakter remaja.
“Kita ingin teman-teman di SMA ini sadar bahwa karakter kita juga bisa dipengaruhi oleh cara kita memakai teknologi. Jadi penting banget untuk tetap punya filter dan nilai-nilai positif dalam beraktivitas digital,” ujar M. Fajar Nurcahyadi, salah satu pemateri.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif. Para siswa aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar penggunaan media sosial. Selain sesi materi, juga ada simulasi dan diskusi kasus nyata yang membahas bagaimana bersikap bijak dalam dunia digital.
Salah satu siswa mengaku mulai menyadari bahwa perilaku di internet mencerminkan karakter pribadi.
“Biasanya kalau di medsos suka asal komen atau repost, tapi sekarang jadi mikir dulu. Ternyata karakter kita juga kelihatan dari cara kita berperilaku di internet,” ungkap salah satu siswa tersebut.
Baca juga: Mahasiswi UBSI Cibitung Kembangkan Karakter Kewirausahaan Lewat Wawancara Pedagang
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurut guru pendamping, topik yang dibawakan sangat sesuai dengan kebutuhan pelajar saat ini, terutama dalam membentuk karakter yang kuat di tengah derasnya arus digital.
Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa UBSI. Selain belajar menyampaikan materi, mereka juga mengasah empati dan keterampilan sosial secara langsung di lapangan. Mereka berharap kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini bisa terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sekolah.(Teguh)