UBSI Dorong Literasi Keuangan Warga Kunciran Lewat Pelatihan Arisan Logam Mulia
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui kegiatan Pelatihan Literasi Arisan Logam Mulia bagi Tim Penggerak PKK RW 04 Komplek Pepabri, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (19/10) di Posyandu Asri RW 04 Kunciran Pinang ini berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.30 WIB. Acara dihadiri oleh para anggota Tim Penggerak PKK serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti materi mengenai konsep arisan logam mulia sebagai alternatif investasi aman dan menguntungkan.
UBSI Dorong Literasi Keuangan Warga Kunciran Lewat Pelatihan Arisan Logam Mulia
Kegiatan ini dipimpin oleh Nurhadi, dosen UBSI Kampus Tangerang, yang menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UBSI. Ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap investasi berbasis logam mulia yang kini dapat dilakukan dengan sistem arisan bergilir.
“Sejak awal kami ingin mengenalkan kepada Tim Penggerak PKK RW 04 Komplek Pepabri bahwa arisan logam mulia bukan sekadar menabung emas, tetapi bentuk investasi masa depan yang bisa menjadi modal usaha dan sarana perlindungan nilai aset,” ujar Nurhadi dalam sambutannya.
Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan pada sistem tabungan emas di Pegadaian, di mana nasabah dapat menabung emas secara bertahap dengan kontrak enam bulan dan mencairkannya menjadi emas batangan. Konsep ini dianggap sebagai bentuk investasi “safe haven” yang tahan terhadap inflasi dan fluktuasi nilai mata uang.
Nurhadi menambahkan bahwa kepemilikan emas seharusnya tidak berhenti pada tahap menabung, tetapi menjadi pintu awal untuk membangun kemandirian ekonomi. “Kami ingin agar emas yang dimiliki tidak hanya disimpan, tetapi bisa dimanfaatkan sebagai jaminan modal usaha yang produktif,” tuturnya.
Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab seputar mekanisme arisan logam mulia dan kerja sama dengan Pegadaian (Persero). Peserta menunjukkan antusias tinggi dan berharap pelatihan serupa dapat dilakukan secara rutin agar masyarakat semakin melek investasi logam mulia dan mampu mengelola keuangan secara bijak di era digital.(Niken)