UBSI kampus Cikampek Berhasil Gelar ABDIMAS 2025: Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi
BSINews, Cikampek – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIMAS) di UBSI kampus Cikampek pada Jumat (19/9). Acara ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat sekitar, khususnya dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tri Dharma Perguruan Tinggi mencakup tiga kewajiban utama, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Ketiga aspek ini diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), pengabdian masyarakat merupakan indikator penting dalam mencetak lulusan yang peduli sosial dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya.
UBSI kampus Cikampek Berhasil Gelar ABDIMAS 2025: Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi
Kegiatan ABDIMAS diikuti dengan penuh semangat oleh calon mahasiswa baru UBSI kampus Cikampek tahun 2025. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Kampus UBSI kampus Cikampek, Mohammad Syamsul Azis, yang menekankan pentingnya kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosial. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa perlu hadir sebagai bagian dari solusi nyata. βSemangat kalian hari ini menunjukkan kesiapan untuk menjadi bagian dari perubahan yang bermanfaat. Melalui kegiatan ABDIMAS ini, saya harap mahasiswa UBSI kampus Cikampek mampu tumbuh menjadi generasi yang peduli, adaptif, dan solutif bagi masyarakat,β ujarnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan senam bersama di area kampus. Aktivitas ini tidak hanya berfungsi menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat kebersamaan antara mahasiswa, dosen, dan panitia.
Baca juga:Β Wujudkan Generasi Berdaya Saing: Abdimas FEB UBSI Bekali Anak Yatim dengan Keterampilan Masa Depan
Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah simulasi papermob. Mahasiswa berbaris rapi dan mengangkat kertas berwarna hingga membentuk pola bendera Merah Putih. Aksi ini tidak hanya menjadi hiburan visual, tetapi juga simbol nasionalisme, kekompakan, dan cinta Tanah Air. Simulasi ini juga menjadi persiapan menjelang konfigurasi papermob ketika SEMOT di BSI Convention Center.
Selain itu, mahasiswa UBSI kampus Cikampek turut bergerak ke beberapa sekolah untuk mendistribusikan perlengkapan kebersihan. Kegiatan ini menegaskan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga menyatu dengan kehidupan masyarakat.
Melalui aksi nyata tersebut, mahasiswa belajar arti solidaritas, tanggung jawab sosial, serta pentingnya memberi manfaat bagi sesama. Harapannya, pengalaman ini menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa UBSI kampus Cikampek untuk tumbuh sebagai pribadi yang cerdas secara akademik, berempati, serta memiliki daya juang dalam membangun bangsa.(Niken)