UBSI Kampus Pontianak Gelar Aksi Bersih Masjid sebagai Wujud Toleransi Lintas Keyakinan
BSINews, Pontianak — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, melalui mahasiswa UBSI Kampus Pontianak, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Berbeda Keyakinan, Satu Kepedulian: Bersama Merawat Lingkungan Ibadah.” Kegiatan ini digelar pada Minggu (30/11) pukul 07.00 WIB di salah satu masjid di Kota Pontianak sebagai bentuk kepedulian lintas keyakinan dan penguatan nilai toleransi antarumat beragama.
UBSI Kampus Pontianak Gelar Aksi Bersih Masjid sebagai Wujud Toleransi Lintas Keyakinan
Kegiatan ini diikuti lima mahasiswa Program Studi Informatika, yaitu Septian Tunijah Faradila, Fransisko Yoga, Flexstatia Tirta Bunka, Andi Muhammad, dan Berdi. Mereka bekerja sama membersihkan area dalam masjid, halaman, saluran air, serta menata fasilitas pendukung yang digunakan jamaah. Aksi ini menjadi upaya mahasiswa untuk membangun hubungan sosial yang harmonis sekaligus menanamkan nilai gotong royong tanpa memandang latar belakang keyakinan.
Ketua kelompok, Septian Tunijah Faradila, menegaskan bahwa kegiatan ini memberi pengalaman penting tentang arti toleransi.
“Perbedaan keyakinan bukan alasan untuk saling berjauhan. Melalui kegiatan ini kami belajar bahwa kepedulian bisa dilakukan oleh siapa saja,” ujarnya.
Salah satu anggota kelompok, Fransisko Yoga, menyampaikan pandangannya terkait esensi dari aksi sosial ini.
“Membersihkan masjid bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi cara kami menunjukkan penghormatan dan kepedulian kepada sesama manusia,” tuturnya.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Tanamkan Pemahaman Mazhab Lewat Ngaji Santai: Kenapa Mazhab Bisa Berbeda
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat sekitar memberikan dukungan dan turut membantu membersihkan area masjid. Kolaborasi sederhana ini menciptakan suasana kebersamaan yang erat dan menumbuhkan hubungan positif antara mahasiswa UBSI Kampus Pontianak dengan warga sekitar.
Aksi bersih masjid ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mempraktikkan nilai toleransi secara nyata di lapangan. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa dapat memahami bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk melakukan kebaikan bersama.
UBSI Kampus Pontianak berharap kegiatan seperti ini dapat terus diperluas sebagai bentuk komitmen kampus dalam membangun karakter mahasiswa yang peduli, inklusif, dan mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman. Selain itu, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa nilai toleransi dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat luas.(Niken)