UBSI Kampus Kota Tasikmalaya Wujudkan Dampak Nyata Melalui Pengabdian kepada Masyarakat
BSINews, Tasikmalaya – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Tasikmalaya, sebagai Kampus Digital Kreatif, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat Pada Selasa, 4 Februari 2025. Program ini tidak sekadar menjadi tanggung jawab akademik, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat sekitar.
UBSI Kampus Kota Tasikmalaya secara aktif melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat. Salah satu bentuk konkret pengabdian tersebut adalah workshop penerapan Sistem Informasi Administrasi Desa yang dilaksanakan di Desa Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Aplikasi yang digunakan merupakan hasil karya civitas akademika UBSI sendiri dan dirancang untuk mendukung digitalisasi administrasi desa.
Dr. Tuti Alawiyah, staf Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBSI Kampus Kota Tasikmalaya, menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan tanggung jawab moral dan intelektual universitas untuk membagikan pengetahuan dan keterampilan.
Universitas BSI sebagai Kampus Digital Kreatif berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian
“Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata kepedulian akademisi terhadap problematika sosial yang dihadapi masyarakat,” ungkap Tuti.
Program-program UBSI lainnya mencakup pelatihan teknologi informasi untuk UMKM, pendampingan digitalisasi bisnis lokal, serta penyuluhan literasi digital bagi pelajar. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga memperkuat peran universitas dalam menjawab tantangan zaman, khususnya di era digital.
Ke depan, UBSI berencana memperluas jangkauan pengabdian melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku industri. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan solusi berkelanjutan bagi pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (Sfk)