Tim Hibah Pengabdian Masyarakat Universitas BSI Adakan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik di Bank Sampah 3G

0 165

BSINews, Bogor – Tim Hibah Pengabdian Masyarakat dari Universitas BSI (Bina Sarana Informatika (UBSI) telah sukses mengadakan program hibah pengabdian masyarakat dengan skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) bertajuk ‘Green Economy untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dengan Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga Berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)’ pada Bank Sampah 3G (Go Green Greenery), Sabtu (18/5).

Baca juga: Universitas BSI Lolos Hibah Program Bantuan Pengembangan dan Penyelenggaraan Pembelajaran Digital (P3D) Tahun 2024

Tim hibah ini dipimpin oleh Siti Masripah dan beranggotakan Indah Purwandani serta Ety Murhayaty bersama sejumlah mahasiswa, telah sukses menyelenggarakan pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos.

Acara pelatihan dibuka oleh Indah Purwandani, diikuti dengan sambutan dari Ketua Bank Sampah Wina, serta Ketua Tim Hibah Siti Masripah. Materi pelatihan disampaikan oleh Sri Suharti Widya, seorang penggiat lingkungan, yang menjelaskan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan kompos, yaitu Karbon (Sampah Coklat), Nitrogen (Sampah Hijau), Air, dan Oksigen.

Sri Suharti dalam materinya, menjelaskan contoh-contoh sampah coklat seperti daun atau rumput kering, serbuk gergaji, sekam padi, limbah kertas atau kardus, kulit jagung, tangkai sayuran, dan jerami.

“Sementara sampah hijau mencakup sayuran, buah, rumput segar/daun, pupuk kandang (kotoran ternak ayam, itik, kambing, sapi),” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa ada beberapa bahan yang tidak dianjurkan untuk digunakan dalam kompos, seperti sisa daging, tulang ayam, kulit udang, susu dan produk turunannya, lemak, minyak, kotoran anjing dan kucing, serta tanaman berpenyakit karena dapat menghambat proses penguraian dan menarik hewan seperti lalat.

Sementara itu, Siti mengatakan, program ini didanai oleh Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dalam rangka Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dosen Vokasi Tahun Anggaran 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Pelatihan pertama ini berlangsung pada hari Sabtu dan fokus pada pengolahan sampah organik menjadi kompos.

“Bank Sampah 3G yang berlokasi di Bogor selama ini hanya menerima tabungan minyak jelantah dan sampah anorganik. Namun, mereka belum memanfaatkan sampah organik yang ada di lingkungan sekitar, yang selama ini hanya dibuang ke tong sampah warga sehingga menambah volume sampah rumah tangga,” tutur Siti.

Ia memaparkan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap masalah tersebut dengan mengubah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat.

Dalam sesi praktik, peserta diajarkan cara membuat kompos dengan menyusun bahan-bahan utama dalam komposter, mengaduknya secara rutin hingga menghasilkan kompos yang siap panen dalam waktu 4-6 minggu. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama pelatihan.

Baca juga: Tim Dosen Universitas BSI Kampus Purwokerto Gelar FGD Persiapan Penelitian Hibah Kementerian Pendidikan, Ristek, dan Teknologi 2024

“Kami berharap, melalui pelatihan ini, para peserta dapat memahami dan menerapkan ilmu yang didapat tentang pengolahan sampah organik menjadi kompos, sehingga bisa mengurangi volume sampah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.