Strategi Startup Untuk Survival

0 1,014

Jakarta, BSINews – Perusahaan startup terus bermunculan. Namun, hanya sedikit yang mampu bertahan lebih dari lima tahun. Sebagian besar lainnya jatuh sebelum usia lima tahun. Ini bukan penemuan, tetapi berdasarkan pengamatan empiris para ahli dan ekonomi.

Bagaimana startup yang telah dibangun dengan kerja keras dapat bertahan dalam jangka panjang, mencapai kesuksesan yang berarti? Sebagai bagian dari industri kreatif, keberadaan startup digital berperan penting dalam perekonomian negara.

Baca juga: Kupas Perbedaan Antara Startup, Perusahaan Konvensional & UMKM

Startup digital dapat menciptakan perusahaan berkualitas tinggi dan memberikan dampak positif dengan memecahkan masalah sosial. Selain itu, startup digital juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Di berbagai daerah, semakin banyak bermunculan perusahaan teknologi atau technopreneur. Mereka telah mendirikan startup berbasis teknologi di berbagai industri seperti e-commerce, kesehatan, pendidikan, dan aplikasi seluler.

Memahami pasar dan kebutuhan pelanggan merupakan cabang kreatif dalam menerapkan strategi bisnis. Dalam hal ini, perlu dilakukan riset pasar dan mengumpulkan informasi yang relevan untuk memahami tren dan kebutuhan konsumen.

Ketua BSI Startup Center (BSC) Mahmud Syarif mengatakan, dengan memahami kebutuhan pasar dan pelanggan, startup dapat mengadaptasi produk atau layanan yang mereka tawarkan menjadi lebih relevan dan diminati oleh pelanggan.

Baca juga: 5 Kunci Kesuksesan Startup yang Harus Diketahui Setiap Pengusaha Muda

“Sebuah startup hanya berhasil jika memiliki tim yang kuat dan kompeten. Oleh karena itu, penting untuk merekrut karyawan yang memiliki keterampilan dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, perlu diciptakan lingkungan kerja yang kondusif yang dapat mendorong kemajuan karyawan,” tuturnya.

Ia mengatakan, ketika tim yang kompeten mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk memberdayakan startup, strategi pemasaran yang efektif menjadi sangat penting. Ini dapat dicapai dengan menerapkan merek yang kuat, membuat iklan yang kreatif, dan menargetkan pasar yang tepat.

“Selain itu, dapat menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif dengan menghasilkan konten yang menarik dan relevan. Tujuan perusahaan adalah menciptakan produk yang diminati konsumen dan menerima feedback yang memuaskan,” pungkasnya.

Ia menjelaskan, startup harus terus meningkatkan produk atau layanan yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan bersaing dengan perusahaan lain. Hal ini dapat dicapai dengan mengembangkan produk atau layanan yang lebih inovatif, meningkatkan kualitas, harga yang lebih kompetitif, atau layanan yang lebih baik.

“Dengan penilaian yang baik, lebih mudah untuk membangun relasi yang kuat. Membangun relasi yang kuat dengan pelanggan, mitra bisnis, dan mitra potensial sangat penting untuk memberdayakan startup. Ini dapat dilakukan dengan menghadiri acara online, bergabung dengan kelompok industri atau membangun hubungan dengan influencer di industri terkait,” ujarnya.

Ia memaparkan, strategi yang ditempuh tidak terlepas dari tantangan utama penguatan perusahaan startup. Pembiayaan untuk menjaga ekonomi yang sehat, sangat penting untuk membuat anggaran dan mengelola keuangan Anda dengan baik. Berkat hubungan yang baik, mudah bagi perusahaan pemula untuk menarik lebih banyak investor atau dana untuk memperkuat keuangan mereka.

Baca juga: Startup Indonesia Tumbuh Pesat & Terus Berinovasi

“Secara singkat dapat dikatakan bahwa penguatan perusahaan startup membutuhkan kerja yang konsisten dan berkesinambungan. Dengan memahami pasar, memiliki tim yang kuat dan kompeten, menjaga ekonomi yang sehat, dan terus meningkatkan produk atau layanan yang ditawarkan, startup dapat meningkatkan peluang mereka untuk bertahan dan berkembang,” ungkapnya.

Ia membeberkan, sebagai salah satu perguruan tinggi pendukung startup, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) menawarkan strategi penting untuk keberlangsungan startup muda supaya tetap komitmen dengan berbisnis dan berinovasi. Sebagimana pentingnya strategi pengembangan ini juga ditekankan oleh Clate Mask (2016), CEO dan co-founder Infusionsoft.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.