Dosen Universitas BSI Membantu Karang Taruna Karisma Maju Tangerang Mengembangkan Kepemimpinan
Tangerang, BSINews – Dosen dari Program Studi Manajemen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) berperan aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada Pelatihan Strategi Kepemimpinan Sukses dalam Mendorong Kolaborasi dan Inovasi Bagi Karang Taruna Karisma Maju Tangerang, Minggu (17/9).
Kelompok dosen dari Program Studi Manajemen Universitas BSI, yang dipimpin oleh Viani Naufalia, bersama tim tutor Vicky Windasari, Angestika Wilandari, dan Moehammad Shadiq Helmy, dengan dukungan dari mahasiswa antara lain Osya Mirafatiha dan Lela Nurhayati, menjadi penggerak utama dalam kegiatan ini.
Baca juga: Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Karang Taruna Bambu Apus Jakarta Timur
Viani, sebagai ketua kelompok, mengawali acara ini. Ia kemudian mempersilakan Vicky, salah satu tutor, untuk menjelaskan tujuan dari pelatihan ini.
Vicky menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan solusi atas beberapa permasalahan yang sering dihadapi oleh Karang Taruna dalam menjalankan organisasinya.
“Masalah-masalah seperti kesibukan anggota, perbedaan pendapat, kurangnya komunikasi, dan kesalahpahaman dapat menghambat kinerja organisasi,” ujarnya.
Vicky menambahkan, bahwa salah satu cara untuk mengatasi masalah ini merupakan melalui pemimpin yang kompeten dan memiliki pemahaman yang luas dalam mengelola kerja sama tim.
“Pelatihan mengenai strategi kepemimpinan ini dapat diterapkan oleh adik-adik Karang Taruna Karisma Maju Tangerang. Dengan kreativitas, inovasi, dan etos yang baik, pemuda dapat menjadi solusi atas permasalahan dalam organisasi kepemudaan,” ungkapnya.
Angestika dan Shadiq, tim tutor lainnya, menyoroti pentingnya kesadaran dalam mengatasi permasalahan. Kesadaran ini merupakan hasil dari pemahaman yang mendalam tentang organisasi pemuda dan alternatif solusi yang dapat diterapkan.
“Dengan berbagi ilmu bersama anak-anak di sini, kami berharap mereka dapat berkembang pengetahuan mereka dan mampu memimpin kelompok pemuda dengan baik, mendorong kolaborasi, dan inovasi dalam organisasi mereka,” kata Angestika.
Peserta pelatihan merasa senang dan terbantu dengan kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat diadakan secara rutin. Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini telah meningkatkan pemahaman mereka tentang strategi kepemimpinan yang efektif untuk mengarahkan organisasi ke arah yang lebih baik.
“Kami lebih memahami bahwa pemuda yang berpengetahuan dapat memimpin organisasi dengan baik dan membuat perubahan yang inovatif. Ini sangat bermanfaat dan menyenangkan,”kata Jun, perwakilan peserta.(ACH)