BSINews, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris mahasiswa sesuai standar internasional, Lembaga Bahasa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) telah sukses menyelenggarakan Sosialisasi Pelatihan TOEFL tahun 2024.
Kegiatan yang diikuti oleh 4.057 peserta ini berlangsung secara online melalui Zoom Cloud Meeting pada Selasa-Rabu, 21-22 Mei 2024. Setiap harinya, acara dibagi menjadi dua sesi, untuk sesi pertama dari pukul 09.00-11.00 WIB dan sesi kedua dari pukul 19.00-21.00 WIB.
Baca juga: TOEFL Test Program Studi Administrasi Perkantoran Universitas BSI
Acara sosialisasi ini bertujuan memberikan arahan kepada mahasiswa terkait proses pelatihan dan pengerjaan tes TOEFL, dengan harapan dapat membantu mereka memahami struktur dan format soal yang akan dihadapi. Selain itu, sosialisasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa Universitas BSI.
Ketua Lembaga Bahasa Universitas BSI, Yanti Rosalinah, yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa TOEFL Prediction Test adalah tes yang digunakan untuk memperkirakan kemampuan Bahasa Inggris seseorang.
“Tes ini sering disebut sebagai simulasi TOEFL, dengan struktur dan tingkat kesulitan yang mirip dengan TOEFL resmi. Keterampilan yang diukur biasanya meliputi Listening, Structure, dan Reading,” ujar Yanti.
Lebih lanjut, Yanti menjelaskan bahwa TOEFL Prediction Test bersifat simulasi dan biasanya digunakan untuk keperluan pengambilan ijazah, persyaratan wisuda, pendaftaran kerja dalam negeri, hingga pendaftaran CPNS. Namun, untuk mendaftar beasiswa atau bekerja di luar negeri, diperlukan sertifikat TOEFL resmi.
“Tes ini ideal bagi mereka yang belum pernah mengikuti tes TOEFL resmi, dengan biaya yang sangat terjangkau dan durasi tes sekitar dua jam,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yanti juga menjelaskan tentang rincian ujian TOEFL Prediction Test dan hasil skor minimal yang diharapkan, yaitu 400.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat lebih mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi tes TOEFL yang sebenarnya,” pungkas Yanti.
Acara sosialisasi yang penuh antusias ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi mahasiswa Universitas BSI dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan pendidikan yang semakin kompetitif di era globalisasi.
“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang TOEFL, diharapkan mahasiswa dapat mencapai hasil yang optimal dalam tes resmi dan membuka lebih banyak peluang di masa depan,” tandasnya.(ACH)