UBSI Matangkan Kurikulum Prodi Pariwisata Berbasis OBE untuk Cetak Lulusan Siap Industri

0 4

BSINews, Jakarta– Rapat Penyusunan Kurikulum Program Studi Pariwisata digelar Unit Pengembangan Akademik Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bersama Ketua Program Studi Pariwisata pada Senin (27/5/2024) di Kampus UBSI Kaliabang. Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan dalam pengembangan kurikulum setelah proses evaluasi dokumen, penyerapan masukan dari stakeholder, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), serta asosiasi profesi, guna menghasilkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca juga:Mau Berkarier di Dunia Wisata? Ini 5 Kampus dengan Jurusan Pariwisata Terbaik di Jakarta

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan industri. Penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menjadi salah satu strategi universitas dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan sektor pariwisata dan tantangan global.

Rapat dipimpin oleh Ketua Program Studi Pariwisata, Dyah Mustika Wardani,  serta dihadiri Tim Pengembangan Kurikulum dan dosen Program Studi Pariwisata. Dalam sambutannya, Dyah menegaskan bahwa penyusunan kurikulum tidak hanya bertujuan memenuhi regulasi pendidikan tinggi, tetapi juga memastikan lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri.

“Penyusunan kurikulum bertujuan menghasilkan dokumen kurikulum yang sesuai dengan kebijakan pendidikan tinggi, pendekatan Outcome-Based Education (OBE), serta mampu memenuhi kebutuhan kompetensi lulusan di bidang pariwisata,” ujar Dyah Mustika Wardani.

Dalam rapat tersebut, Unit Pengembangan Akademik bersama Ketua Program Studi melakukan pembahasan secara menyeluruh terhadap dokumen kurikulum. Pembahasan meliputi penyempurnaan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), struktur kurikulum, bahan kajian, distribusi mata kuliah, hingga pemetaan CPL ke dalam setiap mata kuliah.

Penyusunan kurikulum juga mengakomodasi berbagai rekomendasi yang diperoleh dari hasil tracer study, evaluasi kurikulum sebelumnya, serta masukan dari stakeholder eksternal. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kurikulum yang disusun mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Diskusi berlangsung aktif dengan melibatkan seluruh anggota tim pengembang kurikulum. Berbagai usulan dan masukan dibahas secara sistematis agar setiap komponen kurikulum tersusun secara terintegrasi, implementatif, dan mendukung tercapainya kompetensi lulusan yang unggul.

Baca juga:Mahasiswa Prodi Pariwisata UBSI Dibekali First Impression OJT

Melalui rapat penyusunan kurikulum ini, Unit Pengembangan Akademik bersama Program Studi Pariwisata menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kurikulum yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan. Hasil rapat selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan dokumen final kurikulum yang siap diimplementasikan dalam proses pembelajaran di Program Studi Pariwisata Universitas Bina Sarana Informatika, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang profesional, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Leave A Reply

Your email address will not be published.