Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Tasikmalaya Kupas Vibe Coding dan Ilusi Ancaman AI

0 2

BSINews, Tasikmalaya — Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) terus menghadirkan perubahan di berbagai bidang, termasuk dunia pemrograman dan industri kreatif. Menjawab berbagai kekhawatiran generasi muda mengenai masa depan coding dan ancaman AI terhadap pekerjaan manusia, Digital Creative Community (DICO) Tasikmalaya bersama Program CeriMAI (Cerdas & Mahir AI) akan menggelar Workshop Digital Kreatif bertajuk “Vibe Coding dan Ilusi Ancaman AI” pada Selasa (14/7) di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif.

Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Tasikmalaya Kupas Vibe Coding dan Ilusi Ancaman AI

Workshop ini dirancang sebagai wadah edukasi bagi mahasiswa, pelajar, content creator, hingga masyarakat umum yang ingin memahami perkembangan AI secara lebih terbuka. Peserta akan diajak melihat bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas, bukan semata-mata sebagai ancaman yang akan menggantikan peran manusia.

Kegiatan menghadirkan Agung Baitul Hikmah, dosen sekaligus praktisi AI, dan dipandu oleh Haerul Fattah, selaku Head of DICO Tasikmalaya sekaligus host kegiatan. Materi yang dibahas mencakup fenomena Vibe Coding, tren pemanfaatan AI dalam dunia kreatif, serta berbagai cara menggunakan teknologi AI secara tepat untuk mendukung proses berkarya dan menghasilkan solusi digital.

Ketua DICO Tasikmalaya, Haerul Fattah, mengatakan bahwa masih banyak generasi muda yang memiliki persepsi bahwa perkembangan AI akan menghilangkan berbagai peluang pekerjaan manusia. Padahal, menurutnya, kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu kunci untuk menghadapi perubahan tersebut.

“Banyak yang takut AI akan mengambil alih pekerjaan manusia. Faktanya, AI tidak menggantikan orang yang mau terus belajar. Justru orang yang mampu memanfaatkan AI akan memiliki keunggulan dibandingkan mereka yang mengabaikannya. Melalui workshop ini, kami ingin mengajak Gen Z melihat AI dari sisi peluang, bukan ancaman,” ujar Haerul dalam keterangan rilis yang diterima di Tasikmalaya Selasa (14/7).

Baca Juga : UBSI Kampus Cikarang Gelar Workshop Digital Kreatif, Bekali Gen Z Bangun Personal Branding di LinkedIn

Sementara itu, narasumber Agung Baitul Hikmah menjelaskan bahwa konsep Vibe Coding menjadi salah satu fenomena yang berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan AI dalam proses pengembangan teknologi. Menurutnya, kemampuan membangun solusi digital saat ini tidak hanya bergantung pada kemampuan menulis kode secara manual, tetapi juga membutuhkan kemampuan berpikir kritis dan memanfaatkan AI secara tepat.

“AI memang mampu menghasilkan kode dalam hitungan detik, tetapi AI tetap membutuhkan manusia yang memahami masalah, mampu memberikan instruksi yang tepat, serta mengevaluasi hasilnya. Di era sekarang, skill yang paling penting bukan sekadar coding, tetapi bagaimana berkolaborasi dengan AI untuk menciptakan solusi yang lebih inovatif,” jelas Agung.

Baca Juga : Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Purwokerto Bekali Siswa SMK Mardikenya Bijak Bermedia Digital

Selain membahas Vibe Coding, workshop ini juga akan mengangkat berbagai studi kasus pemanfaatan AI dalam pengembangan aplikasi, dunia pendidikan, industri kreatif, hingga peluang karier digital. Dengan pendekatan interaktif dan bahasa yang mudah dipahami, peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan mengenai AI tanpa harus memiliki latar belakang teknis yang mendalam.

Peserta juga berkesempatan mendapatkan pengalaman belajar langsung bersama praktisi AI, memperluas jaringan dengan komunitas digital kreatif, memperoleh e-sertifikat, serta berdiskusi mengenai perkembangan teknologi dan peluang yang muncul di era kecerdasan buatan.

Kegiatan ini didukung oleh DICO, KIAN (Kreasi Inovasi Anak Nusantara), Mandiri Digital Universe, serta sejumlah media partner lokal. Peserta dapat mengikuti kegiatan dengan biaya investasi sebesar Rp20.000 melalui pendaftaran pada tautan yang telah disediakan panitia.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI kampus Tasikmalaya terus mendukung berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan literasi teknologi dan pemanfaatan AI secara produktif. Melalui kolaborasi bersama komunitas dan praktisi digital, kegiatan seperti ini diharapkan dapat membantu generasi muda mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi sekaligus memanfaatkan peluang baru yang hadir di era transformasi digital. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.