AMI PDDIKTI UBSI Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pengembangan Sistem Pelaporan
BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) terhadap program kerja Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) secara daring pada Jumat (31/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UBSI dalam memastikan pelaksanaan program kerja, pengelolaan data, dan sistem pelaporan berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
Audit melibatkan Esty Purwaningsih sebagai auditor dan Herlambang Brawijaya sebagai auditee. Dalam pelaksanaannya, proses audit dilakukan melalui pemaparan program kerja, pemeriksaan dokumen, klarifikasi, serta diskusi mengenai pengelolaan dan pengembangan sistem pendukung pelaporan di lingkungan UBSI.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam audit adalah pengembangan sistem dan aplikasi pendukung pelaporan yang dilakukan secara mandiri oleh PDDIKTI. Pengembangan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan institusi untuk mendukung efektivitas pengelolaan data dan proses pelaporan perguruan tinggi.
Perkuat Tata Kelola Data, PDDIKTI UBSI Jalani Audit Mutu Internal
Herlambang Brawijaya menjelaskan bahwa pengembangan sistem secara mandiri menjadi salah satu langkah yang dilakukan PDDIKTI untuk merespons kebutuhan pelaporan yang terus berkembang.
“PDDIKTI memiliki keunggulan dalam melakukan pengembangan sistem dan aplikasi pendukung pelaporan secara mandiri. Sistem yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga dapat membantu pelaksanaan pelaporan dan pengelolaan data secara lebih efektif,” ujar Herlambang.
Menurutnya, pengembangan sistem tidak hanya bertujuan mempermudah proses administrasi dan pelaporan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan data. Dengan sistem yang disesuaikan dengan kebutuhan institusi, proses pengolahan hingga penyampaian data dapat dilakukan secara lebih terarah.
Menanggapi pemaparan tersebut, Esty Purwaningsih mengapresiasi upaya PDDIKTI dalam mengembangkan sistem pendukung secara mandiri. Ia menilai inovasi tersebut menjadi salah satu kekuatan yang dapat mendukung peningkatan efektivitas tata kelola data di lingkungan universitas.
“Pengembangan sistem secara mandiri merupakan langkah positif karena unit dapat menyesuaikan aplikasi dengan kebutuhan yang ada. Namun, pengembangan tersebut juga perlu didukung dengan dokumentasi, evaluasi, pemeliharaan, dan pengembangan secara berkelanjutan agar sistem dapat terus memberikan manfaat bagi institusi,” jelas Esty.
Ia menambahkan, Audit Mutu Internal tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan kelengkapan dokumen. Proses audit juga menjadi ruang untuk melihat bagaimana sebuah standar dan program kerja diterapkan dalam proses bisnis sehari-hari.
“Melalui audit, kami ingin mendapatkan gambaran mengenai proses yang berjalan, capaian yang telah diperoleh, serta peluang yang masih dapat dikembangkan. Dengan begitu, hasil audit dapat memberikan masukan yang lebih konstruktif untuk perbaikan ke depan,” tambahnya.
Selama proses audit, auditor dan auditee juga membahas berbagai aspek pengelolaan data, mekanisme pelaporan, dokumentasi pendukung, serta langkah pengembangan sistem. Diskusi berlangsung secara interaktif sehingga unit kerja dapat menyampaikan capaian, praktik baik, kendala, maupun rencana pengembangan yang akan dilakukan.
Pelaksanaan AMI PDDIKTI tidak hanya menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, tetapi juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi peluang peningkatan mutu. Berbagai masukan yang diperoleh selama proses audit diharapkan dapat menjadi bahan dalam menyusun langkah tindak lanjut, khususnya dalam memperkuat tata kelola dan pengembangan sistem pendukung pelaporan.
Baca juga : Perkuat Budaya Mutu, FEB UBSI Gelar Audit Mutu Internal atas Empat Standar Strategis Pendidikan Tinggi
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) UBSI melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Melalui proses evaluasi yang dilakukan secara objektif dan konstruktif, setiap unit kerja didorong untuk terus melakukan perbaikan sesuai kebutuhan dan perkembangan institusi.
Dengan terlaksananya Audit Mutu Internal PDDIKTI, UBSI berharap hasil evaluasi dan rekomendasi yang diperoleh dapat memperkuat program kerja serta pengembangan sistem pelaporan pada periode berikutnya. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen UBSI dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.