Dosen UBSI Edukasi Digital Fasting bagi Pelajar untuk Hadapi Tahun Ajaran Baru

0 4

BSINews, Jakarta — Memasuki tahun ajaran baru, kemampuan pelajar dalam mengelola penggunaan gawai menjadi salah satu hal penting untuk mendukung konsentrasi dan kedisiplinan belajar. Menjawab kebutuhan tersebut, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebaagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Digital Fasting sebagai Strategi Meningkatkan Konsentrasi dan Disiplin Belajar bagi Anggota Forum Silaturahmi Rohani Islam (FSR) Pasar Rebo dalam Menghadapi Tahun Ajaran Baru” pada Sabtu (1/8) di Masjid Al-Kautsar, Jakarta Timur.

Dosen UBSI Edukasi Digital Fasting bagi Pelajar untuk Hadapi Tahun Ajaran Baru

Kegiatan ini diikuti oleh 20 anggota Forum Silaturahmi Rohani Islam (FSR) Pasar Rebo. Melalui program tersebut, peserta diajak memahami pentingnya mengelola penggunaan gawai dan media digital secara bijaksana agar tidak mengganggu fokus, konsentrasi, dan kedisiplinan dalam menjalani proses pembelajaran.

Konsep Digital Fasting diperkenalkan sebagai salah satu strategi untuk membangun kebiasaan digital yang lebih sehat. Peserta diajak memahami bahwa teknologi bukan sesuatu yang harus dijauhi, melainkan perlu digunakan secara terarah, seimbang, dan bertanggung jawab sesuai dengan kebutuhan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai dampak penggunaan gawai secara berlebihan terhadap konsentrasi belajar, strategi mengurangi distraksi digital, manajemen waktu, serta penerapan kebiasaan digital yang lebih sehat dalam menghadapi tahun ajaran baru.

Materi disampaikan secara interaktif melalui sesi diskusi, refleksi mengenai kebiasaan penggunaan gawai, hingga penyusunan jadwal pribadi sebagai langkah awal dalam menerapkan Digital Fasting. Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong untuk mulai mengenali pola penggunaan perangkat digital sehari-hari dan menentukan waktu yang lebih teratur antara belajar, beristirahat, serta menggunakan media sosial.

Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat UBSI, Giatika Chrisnawati, menjelaskan terselenggaranya kegiatan tersebut karena materi yang disampaikan dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini.

“Kegiatan ini memberikan wawasan yang sangat relevan, terutama bagi pelajar yang saat ini tidak bisa lepas dari penggunaan gawai dan media digital. Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya diterapkan oleh peserta, tetapi juga dapat dibagikan kepada teman sebaya sehingga tercipta budaya penggunaan teknologi yang lebih sehat dan produktif,” ungkapnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Sabtu (1/8).

Baca Juga : Tingkatkan Kompetensi Siswa, UBSI Kampus Purwokerto Berikan Edukasi Digital untuk Personal Branding di SMA Ajibarang

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan strategi pengelolaan teknologi secara lebih bijak dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan mengendalikan distraksi digital diharapkan dapat membantu pelajar meningkatkan konsentrasi, membangun disiplin belajar, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan pada tahun ajaran baru.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan kegiatan pengabdian yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Melalui edukasi Digital Fasting, UBSI berharap dapat turut membangun generasi muda yang tidak hanya cakap dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.