Mahasiswa BSI Explore 2026 Sulap Pohon Kelapa Jadi Kostum Kreatif untuk Pawai Kemerdekaan
BSINews, Pandeglang – Merayakan kemerdekaan tidak selalu membutuhkan biaya besar. Di Desa Sinarjaya, Kabupaten Pandeglang, Banten, lima mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang tergabung dalam BSI Explore 2026, yakni Angga, Putri, Najwa, Yaya, dan Shania, bersama masyarakat dan aparat desa memanfaatkan bahan dari pohon kelapa untuk membuat kostum kreatif yang akan digunakan dalam pawai memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
Ide tersebut lahir dari diskusi peserta BSI Explore 2026 bersama aparat dan perangkat Desa Sinarjaya. Dari pertemuan tersebut, muncul keinginan untuk menghadirkan pawai kemerdekaan yang meriah dan memiliki ciri khas, namun tetap dapat diwujudkan dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar.
Baca juga: BSI Explore 2026 Bawa Mahasiswa UBSI Belajar dan Mengabdi di Desa Kampung Sawah Bogor
Alih-alih mengandalkan bahan atau perlengkapan yang membutuhkan biaya besar, mahasiswa UBSI bersama masyarakat memilih bagian dari pohon kelapa sebagai salah satu material utama pembuatan kostum. Bahan yang mudah ditemukan di sekitar desa tersebut kemudian diolah secara kreatif menjadi bagian dari kostum untuk memeriahkan pawai kemerdekaan.
Bagi peserta BSI Explore 2026, pemanfaatan bahan lokal tersebut bukan sekadar persoalan menghemat anggaran. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya dapat melahirkan ide kreatif ketika mahasiswa dan masyarakat mau bekerja bersama.
Proses pembuatan kostum dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Angga, Putri, Najwa, Yaya, dan Shania, aparat desa, serta masyarakat setempat. Para mahasiswa UBSI turut memberikan gagasan mengenai konsep dan bentuk kostum, sementara masyarakat berkontribusi dalam menyiapkan bahan sekaligus memberikan masukan agar desain yang dibuat sesuai dengan konsep pawai.
Kolaborasi tersebut membuat proses pembuatan kostum berlangsung tidak hanya sebagai kegiatan kreatif, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dengan masyarakat. Setiap ide dibicarakan bersama, bahan disiapkan secara gotong royong, kemudian diolah menjadi karya yang nantinya akan tampil dalam perayaan kemerdekaan desa.
Pohon kelapa sendiri menjadi salah satu potensi yang dekat dengan kehidupan masyarakat Desa Sinarjaya. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa BSI Explore 2026 mencoba menunjukkan bahwa potensi lingkungan tidak selalu harus dilihat dari sisi ekonomi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan karya kreatif.
Kegiatan ini sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah persiapan perayaan HUT ke-81 RI. Mahasiswa UBSI dan masyarakat memiliki ruang yang sama untuk berkreasi, berbagi gagasan, sekaligus mempersiapkan perayaan kemerdekaan yang lebih semarak.
Bagi Angga, Putri, Najwa, Yaya, dan Shania, keterlibatan dalam pembuatan kostum menjadi bagian dari pengalaman mereka selama menjalankan BSI Explore 2026. Tidak hanya belajar menjalankan program kerja, mereka juga ditantang untuk beradaptasi dengan kondisi di lapangan dan mencari solusi kreatif berdasarkan potensi yang dimiliki masyarakat.
Kreativitas tersebut menjadi salah satu nilai yang ingin dibangun melalui program BSI Explore 2026. Mahasiswa UBSI didorong untuk tidak datang ke desa hanya membawa program yang sudah jadi, tetapi juga mampu mendengarkan kebutuhan masyarakat, menggali potensi lokal, dan mengembangkan kegiatan secara kolaboratif.
“Melalui pembuatan kostum berbahan pohon kelapa, peserta BSI Explore 2026 berharap masyarakat Desa Sinarjaya dapat semakin percaya bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti berkreasi. Justru dari bahan sederhana yang ada di sekitar, dapat lahir karya yang unik sekaligus memperkuat kebersamaan warga,” ujar putri dalam keterangan rilis yang diterima pada Rabu (26/8).
Kostum kreatif tersebut nantinya menjadi bagian dari kemeriahan pawai HUT ke-81 Republik Indonesia di Desa Sinarjaya. Lebih dari sekadar pelengkap perayaan, proses pembuatannya menjadi gambaran bagaimana kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat gotong royong dapat bertemu dalam satu kegiatan.
Baca juga: Lima Mahasiswa BSI Explore 2026 Ajak Siswa MI Darul Huda Berani Lawan Bullying
Melalui BSI Explore 2026, UBSI mendorong mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pembelajar sekaligus penggerak. Pengalaman seperti ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah secara langsung di lingkungan masyarakat.
Program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, literasi, sosial, pemberdayaan masyarakat, digitalisasi, kesehatan, hingga pengembangan potensi lokal. Melalui BSI Explore 2026, mahasiswa UBSI mendapatkan kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar memahami dinamika masyarakat secara langsung.