Tak Berhenti Setelah Lulus, Alumni UBSI Terus Menapaki Karier hingga Posisi Manajerial

0 7

BSINews, Jakarta-Alumni Program Studi Komputer Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Ninung Setyawati, terus mengembangkan karier profesionalnya setelah menyelesaikan pendidikan pada 2010. Lebih dari satu dekade setelah lulus, Ninung kini dipercaya menjalankan posisi sebagai Compensation & Benefit Operation Manager di Kopi Kenangan.

Baca juga:Di Balik Layar Aplikasi Punya BRI, Taufan, Alumni UBSI yang ‘Menolak Bodoh’ karena AI

Perjalanan Ninung setelah menyelesaikan pendidikan di UBSI menjadi bagian dari dinamika alumni dalam memasuki dan berkembang di dunia profesional. Latar belakang pendidikan Komputer Akuntansi yang ditempuhnya menjadi salah satu bekal dalam memahami pengelolaan informasi, data, serta proses administrasi yang terstruktur.

Dalam menjalankan perannya sebagai Compensation & Benefit Operation Manager, Ninung berkecimpung dalam pekerjaan yang berkaitan dengan pengelolaan kompensasi dan benefit bagi karyawan. Posisi tersebut membutuhkan ketelitian, kemampuan mengelola data, pemahaman terhadap proses kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan organisasi yang terus berkembang.

Latar Belakang Komputer Akuntansi Menjadi Bekal Perjalanan Karier Ninung

Pengalaman selama menjalani pendidikan menjadi bagian dari proses yang membantu mahasiswa mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja. Tidak hanya pengetahuan akademik, mahasiswa juga perlu membangun kemampuan komunikasi, kerja sama, kedisiplinan, kemampuan menyelesaikan persoalan, serta kesiapan beradaptasi dengan lingkungan profesional.

Perjalanan karier Ninung menunjukkan bahwa proses menuju posisi manajerial membutuhkan waktu dan pengalaman. Setelah menyelesaikan pendidikan, setiap lulusan akan menghadapi berbagai tantangan baru yang mendorong mereka untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperluas pengalaman profesional.

Bagi mahasiswa yang masih berada di bangku kuliah, perjalanan alumni dapat menjadi gambaran bahwa kelulusan bukan merupakan akhir dari proses belajar. Justru setelah memasuki dunia kerja, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi bagian penting dalam membangun karier.

Mahasiswa juga perlu memanfaatkan masa perkuliahan dengan membangun pengalaman sebanyak mungkin. Selain pencapaian akademik, kemampuan soft skill seperti komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi dapat menjadi bekal ketika menghadapi dunia profesional.

Perjalanan Ninung menjadi salah satu contoh bahwa setiap alumni memiliki proses dan waktu yang berbeda dalam membangun karier. Konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab, kemauan untuk terus belajar, serta keberanian memanfaatkan berbagai kesempatan dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju perkembangan profesional.

Kisah alumni juga memperlihatkan bahwa kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman dan tantangan yang dihadapi setelah lulus menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membantu seseorang tumbuh secara profesional.

Baca juga: Alumni UBSI Kampus Bogor Berkarier sebagai HRD di Bogofatri

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Berbagai pengalaman dan perjalanan alumni menjadi bagian dari inspirasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perubahan, serta membangun karier secara bertahap.

“Setiap orang memiliki perjalanan karier yang berbeda. Yang terpenting adalah terus belajar, menjalankan setiap tanggung jawab dengan baik, dan tidak berhenti mengembangkan kemampuan. Setiap pengalaman yang kita jalani dapat menjadi bekal untuk mencapai tahap berikutnya dalam karier,” tutur Ninung.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.