Dosen UBSI Dorong Kompetensi Digital Guru SDN Karangmulya 01 melalui Pelatihan Coding Dasar

0 7

BSINews, Bekasi — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong peningkatan kompetensi digital di bidang pendidikan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan bertema “Peningkatan Kompetensi Digital Guru SDN Karangmulya 01 melalui Pelatihan Coding Dasar untuk Mendukung Pembelajaran Inovatif” yang dilaksanakan pada Sabtu (3/10) di Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi.

Dosen UBSI Dorong Kompetensi Digital Guru SDN Karangmulya 01 melalui Pelatihan Coding Dasar

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran. Pengenalan coding dasar menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas pemahaman pendidik mengenai teknologi sekaligus mendorong penerapan metode belajar yang lebih kreatif dan interaktif.

Pelatihan dirancang menggunakan pendekatan hands-on training, sehingga peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoretis, tetapi juga berkesempatan mencoba langsung teknologi yang diperkenalkan. Salah satu praktik yang diberikan adalah pembuatan kuis interaktif menggunakan Kahoot sebagai media pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa selama kegiatan belajar mengajar.

Kegiatan ini dipimpin oleh Miftah Faroq Santoso selaku ketua pelaksana, bersama tim dosen UBSI yang terdiri atas Yusuf Unggul Budiman, Ahmad Jurnaidi Wahidin, dan Daz Vholasky Anggraini. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan enam mahasiswa yang membantu registrasi, persiapan acara, dokumentasi, pendampingan peserta, hingga evaluasi kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, Yusuf Unggul Budiman turut berperan dalam menyiapkan materi digitalisasi administrasi, memberikan pendampingan praktik penggunaan teknologi, serta mendukung proses evaluasi dan dokumentasi. Keterlibatan tim dosen dan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan, Miftah Faroq Santoso, menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi digital guru merupakan bagian penting dalam mendukung pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi.

“Melalui pelatihan coding dasar dan praktik penggunaan teknologi pembelajaran, kami berharap para guru dapat semakin percaya diri memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Bekasi Senin (5/10).

Baca Juga : Dongkrak Ekonomi Digital, Dosen UBSI Latih Komunitas Ragajaya Affiliate Bikin Konten AI

Selain berfokus pada peningkatan kompetensi digital guru, program pemberdayaan masyarakat di Desa Karangmulya juga mencakup sejumlah kegiatan lain, seperti pendampingan literasi siswa, penguatan karakter, edukasi pencegahan perundungan (bullying), pendampingan kegiatan Pramuka, serta penguatan administrasi BUMDes dan kelembagaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat mendukung berbagai aspek pemberdayaan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga tata kelola administrasi. Kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat penerapan pengetahuan serta keterampilan digital sesuai kebutuhan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, UBSI menjalankan perannya dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dosen serta mahasiswa diterapkan untuk mendukung peningkatan kapasitas masyarakat sekaligus membantu menjawab tantangan dalam pemanfaatan teknologi.

Baca Juga : Bangun Reputasi Sejak Kuliah, Mahasiswa UBSI Kampus Tasikmalaya Jadi Reviewer Kode di Dicoding Indonesia

Transformasi pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan pendidik dalam menggunakannya secara tepat guna. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi digital guru menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui pelatihan coding dasar dan pemanfaatan teknologi pembelajaran, UBSI berharap guru SDN Karangmulya 01 dapat mengembangkan metode belajar yang lebih menarik serta memperkuat kesiapan sekolah dalam menghadapi transformasi digital. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.