Dosen UBSI Latih Pemuda Cempaka Putih Lancar Melafalkan Bahasa Inggris Lewat Metode Interaktif

0 7

BSINews, Jakarta – Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris tidak cukup hanya dengan menghafal kosakata, tetapi juga perlu dibarengi kemampuan melafalkan kata dengan jelas. Untuk mendukung hal tersebut, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Fun With English Sounds: Pelatihan Pengucapan Bahasa Inggris yang Menyenangkan” bersama pemuda Karang Taruna RT 003, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat pada Minggu (11/10).

Dosen UBSI Latih Pemuda Cempaka Putih Lancar Melafalkan Bahasa Inggris Lewat Metode Interaktif

Kegiatan ini bertujuan membantu peserta mengenal bunyi bahasa Inggris, melatih pelafalan kata, serta meningkatkan keberanian untuk berkomunikasi dalam berbagai situasi, mulai dari percakapan sehari-hari hingga lingkungan pendidikan dan pekerjaan.

Pelatihan dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI yang diketuai Suci Riyanti, bersama Arrizqi Ramadhan dan Rika Virtianti. Sejumlah mahasiswa juga turut terlibat untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

Pelatihan menggunakan pendekatan komunikatif yang mendorong peserta terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Materi diberikan secara bertahap, mulai dari pengenalan bunyi bahasa Inggris yang sering muncul dalam percakapan hingga latihan melafalkan kata dan ungkapan sederhana.

Peserta diajak mendengarkan contoh pengucapan, menirukan bunyi, dan mencoba melafalkan kosakata secara mandiri. Melalui latihan langsung tersebut, peserta dapat mengenali perbedaan bunyi yang belum terbiasa mereka ucapkan sekaligus memahami pentingnya pelafalan dalam menyampaikan pesan secara jelas.

Interaksi antara pemateri, mahasiswa pendamping, dan peserta turut menciptakan suasana belajar yang lebih komunikatif. Peserta diberi kesempatan untuk berlatih berulang kali, mengajukan pertanyaan, dan memperbaiki pengucapan. Metode ini diharapkan dapat mengurangi keraguan saat berbicara serta membangun kebiasaan menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sederhana.

Ketua pelaksana kegiatan, Suci Riyanti, menyampaikan bahwa pembelajaran pelafalan perlu dikemas secara menarik agar mudah diterima oleh generasi muda.

“Kami ingin menunjukkan bahwa belajar pelafalan bahasa Inggris dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Harapannya, para peserta semakin berani mencoba, tidak takut melakukan kesalahan, dan termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka,” ungkap Suci dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Kamis (15/10).

Baca Juga : Mahasiswa dan Dosen UBSI Hadir di MIS Nurul Falah Lengkong, Tanamkan Semangat Belajar Lewat Edukasi Interaktif

Kegiatan PkM ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UBSI dalam menghadirkan pembelajaran keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat. Program tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 (Quality Education), melalui dukungan terhadap pengembangan keterampilan bahasa Inggris dan kompetensi generasi muda.

Selain itu, kegiatan ini berkaitan dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), karena keterampilan komunikasi bahasa Inggris dapat menjadi bekal tambahan dalam mempersiapkan diri menghadapi peluang pendidikan, pelatihan, dan pekerjaan.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga memberikan pengalaman untuk menerapkan pengetahuan di tengah masyarakat, mengembangkan keterampilan komunikasi, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Pelaksanaan dan keterkaitannya dengan indikator kinerja utama perguruan tinggi dapat disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui program Fun With English Sounds, UBSI berharap pemuda Karang Taruna semakin termotivasi untuk berlatih bahasa Inggris secara berkelanjutan. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kejelasan pelafalan, tetapi juga membangun kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi dan mengembangkan kompetensi untuk menghadapi berbagai peluang di masa depan. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.