HIMASA UBSI Kampus Tegal Gelar Masterclass Accounting, Bekali Mahasiswa Kompetensi Akuntansi Digital
BSINews, Tegal — Sebanyak 85 mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Akuntansi mengikuti Masterclass Accounting bertajuk “Transformasi Menuju Akuntan Digital: Masterclass Accounting bagi Mahasiswa” di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif pada Sabtu (24/10). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.30 WIB di ruang 401 dan 402 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal pemanfaatan teknologi dalam praktik akuntansi.
HIMASA UBSI Kampus Tegal Gelar Masterclass Accounting, Bekali Mahasiswa Kompetensi Akuntansi Digital
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) UBSI kampus Tegal ini berfokus pada penggunaan aplikasi Zahir untuk pencatatan transaksi dan pengelolaan informasi keuangan. Melalui penyampaian materi, praktik, dan studi kasus, peserta diajak memahami penerapan perangkat lunak akuntansi dalam kegiatan keuangan.
Pelatihan berlangsung di dua ruangan dengan narasumber berbeda. Zilan Syahira Putri menyampaikan materi di ruang 401 dengan Mesya Salsa Billa sebagai pembawa acara. Sementara itu, Nasya Nur Wulansari menjadi narasumber di ruang 402 dengan Ajeng Hanifa Azzahra sebagai pembawa acara.
Dalam pemaparannya, Zilan Syahira Putri menjelaskan bahwa penguasaan aplikasi akuntansi menjadi salah satu keterampilan penting bagi mahasiswa untuk menghadapi perkembangan teknologi di bidang keuangan.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami penggunaan aplikasi Zahir secara langsung, mulai dari pencatatan transaksi hingga pengelolaan informasi keuangan. Dengan begitu, mahasiswa memiliki gambaran mengenai penerapan akuntansi digital dalam dunia kerja,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Tegal Selasa (27/10).
Baca Juga : Green Accounting: Cara Baru Perusahaan Membangun Kepercayaan Gen Z Lewat Kepedulian Lingkungan
Melalui Masterclass Accounting, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep akuntansi secara teori, tetapi juga mengenal penerapannya melalui teknologi. Pengalaman praktik tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta sekaligus menjadi bekal dalam menghadapi kebutuhan kompetensi akuntansi di era digital. (Safika)