Mahasiswa UBSI Rancang Sistem Absensi QR Code untuk SDN Kereo 1 Kota Tangeranga
BSINews, Tangerang — Rivan Andika dan Sayidi Akbar Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif yang tergabung dalam kelompok Sukses Lancar Bersama menyerahkan sistem informasi absensi siswa berbasis website dengan verifikasi QR Code kepada SDN Kereo 1 Kota Tangerang pada Selasa (20/10). Penyerahan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) bersama perwakilan sekolah, Martarina Ika Hardiani.
Mahasiswa UBSI Rancang Sistem Absensi QR Code untuk SDN Kereo 1 Kota Tangeranga
Penelitian berjudul “Perancangan Sistem Informasi Absensi Siswa Berbasis Website dengan Menggunakan Verifikasi QR Code pada SDN Kereo 1 Kota Tangerang” ini bertujuan membantu sekolah mengelola pencatatan kehadiran siswa secara lebih terstruktur. Sistem tersebut dikembangkan sebagai alternatif untuk mengatasi kendala absensi konvensional, seperti proses rekapitulasi yang memerlukan waktu dan risiko kesalahan pencatatan.
Salah satu peneliti, Rivan Andika, menyampaikan bahwa sistem ini dirancang untuk mendukung digitalisasi administrasi kehadiran di sekolah. “Melalui sistem absensi berbasis QR Code ini, kami berharap proses pencatatan kehadiran siswa menjadi lebih terstruktur, sehingga pihak sekolah dapat mengelola data dan menyusun laporan absensi dengan lebih mudah,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Selasa (20/10).
Baca Juga : Mahasiswa UBSI Kampus Jakarta Kembangkan Sistem Absensi Berbasis Laravel di PT Arthur Teknik Indoprima
Sistem ini dikembangkan menggunakan framework CodeIgniter 3, bahasa pemrograman PHP, dan basis data MySQL. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan.
Fitur yang tersedia mencakup pengelolaan data guru, siswa, kelas, mata pelajaran, dan jadwal pembelajaran. Sistem juga menyediakan pemindaian QR Code, pencatatan absensi secara manual, serta pengelolaan laporan kehadiran. Selain itu, sistem dirancang untuk mencegah pencatatan kehadiran berulang bagi siswa yang sama pada tanggal dan jadwal yang sama.
Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk mengevaluasi kesesuaian fungsi sistem berdasarkan skenario pengujian yang telah ditentukan.
Melalui pengembangan ini, Rivan Andika dan Sayidi Akbar berharap sistem informasi absensi berbasis website dapat menjadi alternatif bagi SDN Kereo 1 Kota Tangerang dalam mengelola administrasi kehadiran siswa secara digital, terorganisasi, dan mudah ditelusuri. (Safika)