Bukan Sekadar SQL, FTI UBSI Bekali Mahasiswa Hadapi Uji Kompetensi Database

0 7

BSINews, Jakarta – Menguasai perintah SQL saja belum cukup untuk menghadapi kebutuhan industri teknologi informasi. Mahasiswa juga perlu memahami bagaimana merancang basis data, menjaga integritas informasi, serta memastikan sistem yang dibangun aman dan dapat diandalkan.

Untuk memperkuat kesiapan tersebut, Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan Workshop dan Pembekalan Uji Kompetensi Berbasis Industri Bidang Sistem Basis Data pada Rabu (4/11), pukul 18.30–21.00 WIB melalui Zoom.

Baca juga: FTI UBSI Gandeng PT Jidoka System Indonesia, Uji Kompetensi Basis Data Mahasiswa Berstandar Industri

FTI UBSI Bekali Mahasiswa Hadapi Uji Kompetensi

Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi dan Teknologi Informasi UBSI sebagai persiapan menghadapi uji kompetensi yang mengacu pada kebutuhan industri.

Workshop menghadirkan Peter J. Kambey dari PHP Indonesia sebagai narasumber, dengan Rahayu Ningsih sebagai moderator. Mengangkat materi Database di Dunia Nyata, kegiatan ini menghubungkan pemahaman akademik mengenai basis data dengan penerapannya dalam berbagai layanan digital.

Dalam pembahasan, mahasiswa UBSI diajak memahami pentingnya konsistensi dan keakuratan data, perlindungan informasi sensitif melalui pengendalian akses, serta keamanan sistem. Materi juga menyinggung perkembangan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam teknologi database.

“Pengelolaan data menjadi aspek penting dalam pengembangan aplikasi. Kesalahan dalam struktur maupun pengolahan database dapat berdampak pada keandalan sistem, keamanan informasi, hingga kelancaran proses bisnis. Karena itu, mahasiswa perlu melihat basis data bukan hanya sebagai kumpulan tabel dan query, tetapi sebagai fondasi penting bagi sistem digital,” ujar Peter dalam keterangan rilis yang diterima pada Jumat (6/11).

Pembekalan ini turut menekankan pentingnya kemampuan menganalisis dan menjelaskan keputusan teknis. Mahasiswa perlu memahami struktur tabel, hubungan antardata, penggunaan primary key dan foreign key, normalisasi, serta penerapan query untuk mengelola data secara tepat.

“Dalam menghadapi uji kompetensi, kemampuan menghasilkan pekerjaan teknis perlu disertai pemahaman mengenai alasan di balik setiap keputusan. Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan rancangan database, mengidentifikasi potensi kelemahan, serta menyusun solusi ketika menghadapi permasalahan pengelolaan data,” jelasnya.

Baca juga: Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Uji Kompetensi Database Bersama Praktisi Industri

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berupaya menyelaraskan kompetensi akademik dengan kebutuhan profesional di bidang teknologi informasi. Pembekalan bersama praktisi industri diharapkan dapat membantu mahasiswa meningkatkan kesiapan menghadapi uji kompetensi sekaligus memperkuat ketelitian, pola pikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah.

Dengan pemahaman yang lebih menyeluruh, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap mengikuti uji kompetensi, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan sistem basis data dalam pengembangan aplikasi dan menghadapi tantangan dunia kerja.

Leave A Reply

Your email address will not be published.