AMI Prodi Informatika UBSI Kampus Sukabumi Perkuat Mutu Pembelajaran dan Kesiapan Akreditasi
BSINews, Sukabumi — Komitmen menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan terus diperkuat Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Audit Mutu Internal (AMI) yang berlangsung secara daring pada 21 dan 27 Agustus 2026. Pelaksanaan audit menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk memastikan proses akademik berjalan sesuai standar sekaligus mengidentifikasi ruang peningkatan mutu program studi.
AMI Prodi Informatika UBSI Kampus Sukabumi Perkuat Mutu Pembelajaran dan Kesiapan Akreditasi
AMI kali ini mencakup lima standar pendidikan, yaitu Standar Luaran Pendidikan (Standar Kompetensi Lulusan), Standar Masukan Pendidikan (Standar Isi), Standar Proses Pendidikan pada aspek Proses Pembelajaran, Standar Proses Pendidikan pada aspek Penilaian, serta Standar Integrasi Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam Pembelajaran.
Proses audit melibatkan Dahlia Sarkawi, dan Roynaldi Arista, sebagai auditor internal, dengan Denny Pribadi, selaku Ketua Program Studi Informatika kampus Sukabumi sebagai auditee. Pemeriksaan dilakukan melalui wawancara, telaah dokumen, verifikasi data, serta diskusi bersama program studi.
Pelaksanaan secara daring melalui Zoom Meeting memberikan fleksibilitas dalam koordinasi antara auditor dan program studi. Meskipun dilakukan secara online, proses audit tetap diarahkan untuk berlangsung sistematis, objektif, dan mendalam melalui dua sesi pelaksanaan.
Ketua Program Studi Informatika UBSI kampus Sukabumi, Denny Pribadi, menyambut baik pelaksanaan AMI sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan mutu program studi.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Audit Mutu Internal ini sebagai sarana evaluasi yang komprehensif terhadap capaian program studi. Pelaksanaan selama dua hari melalui Zoom Meeting berjalan lancar dan produktif, serta memberikan ruang diskusi yang mendalam bersama tim auditor. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh temuan dan masukan yang diberikan, khususnya dalam memperkuat integrasi hasil penelitian dan PkM ke dalam proses pembelajaran mahasiswa,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Sukabumi Jum’at (21/8).
Sementara itu, auditor internal Dahlia Sarkawi, menilai Program Studi Informatika kampus Sukabumi menunjukkan kesiapan yang baik selama proses audit.
“Selama dua hari pelaksanaan audit, Program Studi Informatika kampus Sukabumi menunjukkan kesiapan yang baik dalam memenuhi kelima standar yang diaudit. Dokumen pendukung tersaji dengan lengkap dan tim program studi sangat kooperatif sepanjang sesi Zoom Meeting berlangsung. Kami memberikan beberapa catatan sebagai bahan tindak lanjut, terutama untuk memperkuat konsistensi antara standar proses pembelajaran dan standar penilaian, serta memperluas integrasi hasil riset dosen ke dalam kegiatan perkuliahan,” jelasnya.
Auditor internal Roynaldi Arista, turut menyampaikan bahwa proses audit secara daring tetap dapat berjalan efektif berkat koordinasi yang baik antara auditor dan program studi.
“Secara umum, pelaksanaan audit berjalan tertib meskipun dilakukan secara daring. Koordinasi antara auditor dan program studi terjalin dengan baik sejak sesi pertama hingga sesi kedua. Kami berharap seluruh rekomendasi yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi program studi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam mendorong penerapan hasil penelitian dan PkM secara lebih optimal di dalam kelas,” ungkapnya.
Baca Juga : AMI Perkuat Komitmen Mutu Prodi Sistem Informasi D3 UBSI Kampus Tegal
Hasil AMI selanjutnya menjadi bahan bagi Program Studi Informatika kampus Sukabumi dalam menyusun rencana tindak lanjut perbaikan mutu. Catatan dan rekomendasi auditor diharapkan dapat membantu program studi mempertahankan praktik baik sekaligus memperkuat aspek yang masih membutuhkan peningkatan.
Pelaksanaan AMI juga menjadi bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Dengan mekanisme tersebut, proses audit tidak berhenti pada evaluasi, tetapi dilanjutkan dengan langkah perbaikan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan AMI secara berkala, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong program studi untuk membangun budaya mutu yang konsisten. Evaluasi terhadap kompetensi lulusan, isi dan proses pembelajaran, sistem penilaian, serta integrasi hasil penelitian dan PkM diharapkan semakin memperkuat kualitas akademik sekaligus kesiapan Program Studi Informatika dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri teknologi. (Safika)