Mahasiswa UBSI Kampus Solo Ciptakan Aplikasi CariYo!Track untuk Tingkatkan Keamanan Pendakian Gunung
BSINews, Solo – Kelompok mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo mengembangkan aplikasi pendakian gunung berbasis web bertajuk CariYo!Track sebagai bagian dari penelitian untuk meningkatkan keamanan dan akses informasi bagi pendaki.
Hasil pengembangan tersebut dipresentasikan dalam Seminar Nasional Inovasi Teknologi dan Informatika yang diselenggarakan Fakultas Teknik dan Informatika UBSI secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Kamis (9/4).
Inovasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Keselamatan dan Ekonomi Pendakian
Tim yang terdiri dari Oktavian Ramadhani, Aliya Safira Rais, Shalsa Fitri Rahmadani, Iksan Nurudin Effendi, dan Muhamad Rizky Nurrohman mengembangkan aplikasi ini untuk mengatasi keterbatasan akses data rute dan kondisi medan, khususnya bagi pendaki pemula.
Aplikasi CariYo!Track menyediakan fitur peta jalur interaktif, deskripsi rute, checklist perlengkapan digital, serta panduan keselamatan. Selain itu, aplikasi ini dilengkapi sistem pendaftaran daring dengan verifikasi tiket berbasis QR Code untuk membantu pengelola kawasan memantau kapasitas pengunjung.
Aplikasi ini juga dilengkapi integrasi data cuaca real-time serta fitur pelaporan kondisi jalur. Hasil evaluasi pengguna menunjukkan respons positif, terutama terhadap fitur peta offline, tombol darurat SOS, dan live tracking.
Selain aspek keselamatan, CariYo!Track menghadirkan fitur marketplace penyewaan perlengkapan pendakian yang membuka peluang bagi pelaku usaha di sekitar kawasan gunung.
Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan incremental untuk memastikan setiap fitur berjalan optimal.
Kepala Kampus UBSI kampus Solo, Ahmad Fauzi, mengapresiasi hasil penelitian tersebut sebagai kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan inovasi berbasis teknologi.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang berdampak. CariYo!Track adalah contoh bagaimana teknologi informasi dapat digunakan untuk meningkatkan keselamatan sekaligus membuka peluang ekonomi di sektor wisata alam,” ujarnya kepada media di Solo, pada Kamis (9/4).
Tim pengembang berharap CariYo!Track dapat menjadi referensi bagi komunitas pendaki serta mendukung pengelolaan risiko di kawasan pendakian, sejalan dengan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendorong inovasi berbasis teknologi.(Dina Olivia)