ARTIPENA Gelar Deklarasi Sapta Cita Anti Narkoba Secara Serentak, Perkuat Sinergi Wujudkan Kampus Bersinar

0 16

BSINews, Jakarta – Pasca event Deklarasi Sapta Cita Anti Narkoba yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia pada Sabtu (11/7/2026), Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (ARTIPENA) menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan yang mengusung tema “Komitmen, Sinergi, dan Kolaborasi Menuju Kampus Bersinar” ini dilaksanakan secara hybrid, dengan pusat acara di Universitas Dian Nusantara (UNDIRA), Jakarta Barat, dan terhubung secara daring dengan pengurus serta peserta dari berbagai provinsi.

Baca juga: Tegaskan Aksi Nyata Cegah Narkoba di Kampus, UBSI Tampil Aktif di Forum ARTIPENA 2025

Deklarasi nasional ini melibatkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) ARTIPENA bersama sejumlah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di berbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua Barat. Ratusan peserta dari unsur perguruan tinggi, pemerintah, Badan Narkotika Nasional (BNN), mahasiswa, organisasi masyarakat, dan pegiat gerakan anti narkoba turut berpartisipasi sebagai wujud komitmen membangun gerakan nasional menuju Kampus Bersinar.

Keterlibatan lintas wilayah ini menunjukkan semakin luasnya kolaborasi perguruan tinggi dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars ARTIPENA. Sambutan dari Ketua Umum DPP ARTIPENA Prof. Dr. Sutarto Hadi, M.Sc., dan perwakilan dari Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto yang diwakili oleh Direktur Peran Serta Masyarakat BNN RI Drs. Yuki Ruchimat, M.Si., mengawali rangkaian pembacaan Deklarasi Sapta Cita Anti Narkoba. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., turut memberikan apresiasi melalui video konferensi.

Dalam sambutannya, Menteri Brian Yuliarto menekankan pentingnya peran perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter, integritas, dan kepemimpinan generasi muda. Karena itu, ancaman narkoba harus dihadapi melalui edukasi, penguatan nilai moral, kepedulian sosial, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadi pelopor dalam mewujudkan Kampus Bersinar.

Kepala Divisi SDM dan Kaderisasi DPP ARTIPENA Periode 2022–2025, Irwin Ananta Vidada, SE, MM, yang juga menjabat sebagai Staf Wakil Rektor II Bidang Nonakademik Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), menilai bahwa keberhasilan mewujudkan Kampus Bersinar sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia serta keberlanjutan kaderisasi.

“Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) harus menjadi bagian dari budaya kampus, bukan sekadar agenda seremonial,” tegas Irwin. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berkomitmen penuh dalam mendukung gerakan ini.

Deklarasi Sapta Cita Anti Narkoba memuat tujuh komitmen utama, di antaranya menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, memperkuat edukasi dan pengawasan di lingkungan kampus, membangun kolaborasi lintas sektor dalam upaya P4GN, mendukung rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba, serta mendorong penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku peredaran gelap narkoba.

Ketua Pelaksana Harian DPP ARTIPENA Ir. Zaenal Arifin, M.T., menekankan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen kolektif untuk memperkuat gerakan pencegahan dan pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.

Baca juga: Universitas BSI Gandeng Artipena dan GANMN Sukses Gelar Webinar Sehat Tanpa Narkoba

“Keberhasilan mewujudkan kampus yang bersih dari narkoba hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, aparat penegak hukum, mahasiswa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Zaenal Arifin. Ia menutup kegiatan dengan seruan, “Maju Tak Gentar Melawan Bandar!”

Deklarasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat gerakan nasional menuju Kampus Bersinar dan menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mencetak generasi muda yang sehat, berintegritas, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Leave A Reply

Your email address will not be published.