Audit Mutu Internal Siklus 7: UBSI Evaluasi Standar Pendukung Pembelajaran di Fakultas Ekonomi dan Bisnis
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Siklus 7 Tahun 2025. Kegiatan audit dilaksanakan secara daring pada Selasa–Rabu 30-31 Juli 2025, dengan fokus pada unit Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBSI.
Audit ini dilakukan oleh Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA) UBSI, dan menilai empat standar penting yang menjadi fondasi dalam proses pembelajaran, yaitu: Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran, Standar Pengelolaan Pembelajaran, dan Standar Pembiayaan Pembelajaran.
Baca juga: UBSI Kampus Tegal Tingkatkan Kualitas Pembelajaran melalui Audit Mutu Internal
Tim auditor yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri dari Hendra Supendar dan Wiruma Titian Adi. Sementara itu, Ani Wijayanti selaku Dekan FEB UBSI menjadi auditee yang mewakili unit kerja yang diaudit.
Pelaksanaan audit bertujuan untuk menilai kesesuaian antara pelaksanaan di lapangan dengan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), sekaligus menjadi upaya evaluasi berkelanjutan dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang efektif, efisien, dan berorientasi mutu.
Berdasarkan hasil audit, FEB UBSI dinyatakan telah melaksanakan keempat standar yang diaudit secara baik. Meski demikian, tim auditor mencatat adanya beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya dalam hal koordinasi dan kelengkapan dokumen pendukung.
Baca juga: Audit Mutu Internal UBSI 2025 Dorong Peningkatan Kualitas Prodi Akuntansi
“Tindak lanjut dari audit ini adalah merancang Rencana Perbaikan dan Rencana Peningkatan pada setiap indikator. Salah satu fokusnya adalah memperkuat koordinasi antara pimpinan fakultas dan program studi dalam pengelolaan serta evaluasi pembelajaran secara menyeluruh,” jelas Hendra Supendar dalam keterangan rilis, Rabu (31/7).
Audit berlangsung lancar dan penuh semangat kolaboratif. Pihak auditee menunjukkan keterbukaan serta komitmen dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan audit secara konstruktif.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berupaya memperkuat sistem manajemen mutu internal sebagai langkah konkret menuju peningkatan akreditasi institusi dan kualitas lulusan yang berdaya saing tinggi di dunia kerja.(Niken)