BKOT UBSI Kampus Cengkareng Pererat Komunikasi Kampus dan Orang Tua Mahasiswa
BSINews, Jakarta – Memasuki jenjang perkuliahan menjadi langkah baru yang tidak hanya dijalani mahasiswa, tetapi juga melibatkan peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan. Karena itu, komunikasi yang baik antara kampus dan keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam mendampingi mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi.
Komitmen tersebut diwujudkan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng melalui kegiatan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) yang berlangsung di Aula UBSI kampus Cengkareng pada Sabtu (13/6). Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua dan wali mahasiswa baru sebagai wadah untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik serta sistem pembelajaran yang akan dijalani putra-putri mereka.
Orang Tua Diajak Memahami Kehidupan Akademik Mahasiswa
BKOT menjadi agenda rutin yang dirancang sebagai sarana komunikasi antara kampus dan orang tua mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh informasi mengenai sistem akademik, metode pembelajaran, layanan kemahasiswaan, program beasiswa, hingga berbagai aktivitas nonakademik yang dapat mendukung pengembangan mahasiswa selama menempuh pendidikan di UBSI.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif juga memperkenalkan berbagai program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja, mulai dari pelatihan, sertifikasi profesi, organisasi kemahasiswaan, hingga kesempatan mengikuti program kreativitas mahasiswa dan kegiatan berskala nasional maupun internasional.
Baca juga: Kampus yang Sering Lewat di Timeline Anak Jakarta, Ternyata Masuk Ranking UniRank
Bangun Kolaborasi antara Kampus dan Keluarga
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kepala Kampus UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, yang menekankan pentingnya sinergi antara kampus dan orang tua dalam mendukung keberhasilan mahasiswa.
“Melalui BKOT ini, kami ingin membangun kepercayaan dan komunikasi yang kuat dengan orang tua. Kami percaya pendidikan terbaik lahir dari kolaborasi antara kampus, mahasiswa, dan keluarga. UBSI tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan, karakter, dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja,” ujar Hardiyan dalam rilis yang diterima di Jakarta pada Senin (15/6).
Menurutnya, keterlibatan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung mahasiswa agar mampu berkembang, baik dari sisi akademik maupun pengembangan diri selama menjalani perkuliahan.
Sesi Diskusi Berlangsung Interaktif
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan disampaikan oleh orang tua, mulai dari sistem pembelajaran hybrid, mekanisme evaluasi akademik, program magang, hingga peluang memperoleh beasiswa.
Melalui BKOT, UBSI kampus Cengkareng berharap hubungan yang terjalin antara kampus dan orang tua dapat terus terjaga sehingga tercipta komunikasi yang terbuka dalam mendukung perjalanan akademik mahasiswa sejak awal hingga menyelesaikan studi.(Siti Hafizah)