Dari Ide hingga Jadi Konten, Workshop UBSI Kampus Purwokerto Kupas Tuntas Pemanfaatan AI

0 6

BSINews, Purwokerto Universitas Bina Sarana Informatasi (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif bersama Digital Creative Community (DICO) Purwokerto menggelar workshop bertajuk “Bikin Konten Tanpa Ribet” pada Kamis (23/7). Kegiatan yang berlangsung di Aula UBSI Kampus Purwokerto ini menjadi wadah bagi peserta untuk mempelajari pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam menghasilkan konten digital yang kreatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan industri.

Workshop diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari guru, siswa, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang tertarik mendalami teknologi AI. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan melalui diskusi interaktif, sesi praktik, dan tanya jawab bersama narasumber.

Peserta memperoleh pengalaman praktik menggunakan Artificial Intelligence untuk menciptakan konten digital yang kreatif, efektif, dan bernilai.

Kepala Kampus UBSI Kampus Purwokerto, Vadlya Ma’arif, menjelaskan bahwa perkembangan AI menjadi bagian penting dalam transformasi digital sehingga masyarakat perlu memiliki kemampuan memanfaatkannya secara bijak.

“Teknologi AI bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, melainkan menjadi alat yang mampu mempercepat proses berkarya. Kami berharap workshop ini dapat memberikan wawasan sekaligus keterampilan baru bagi peserta dalam menghasilkan konten digital yang kreatif dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam keterangan rilis Kamis (23/7).

Perwakilan DICO Purwokerto, Mustofa, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama UBSI Kampus Purwokerto. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan sebagai ruang berbagi ilmu sekaligus memperkuat ekosistem kreatif digital di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Baca juga: Perkuat Akses Pendidikan, UBSI Dukung Sosialisasi Program Beasiswa Bekasi

Materi workshop disampaikan oleh Fabriyan Fandi Dwi Imaniawan, dosen UBSI sekaligus content creator. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta memahami pemanfaatan AI untuk membantu proses produksi konten, mulai dari mencari ide, menyusun naskah, membuat visual, hingga merancang strategi publikasi. Peserta juga mendapatkan demonstrasi langsung mengenai teknik menyusun prompt yang efektif agar hasil AI lebih sesuai dengan kebutuhan.

“AI bukan sekadar alat yang menghasilkan konten secara instan. Hasil terbaik justru lahir dari prompt yang disusun dengan tepat, jelas, dan sesuai tujuan. Semakin baik prompt yang dibuat, semakin relevan pula konten yang dihasilkan,” jelas Fabriyan.

Melalui sesi praktik, peserta mencoba membuat berbagai jenis prompt untuk media sosial, artikel singkat, caption, hingga konsep visual promosi. Mereka juga memperoleh kesempatan menguji hasilnya secara langsung serta mendapatkan masukan dari narasumber mengenai teknik penyempurnaan prompt.

Salah seorang peserta mengaku memperoleh pengalaman baru dalam memanfaatkan AI secara produktif. Menurutnya, teknologi tersebut mampu membantu mempercepat proses pembuatan konten tanpa mengurangi unsur kreativitas apabila digunakan secara tepat.

Melalui kegiatan ini, DICO Purwokerto bersama UBSI berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki literasi digital yang baik serta mampu memanfaatkan AI sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan daya saing di era transformasi digital.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.