Dosen UBSI Kampus Tegal Dipercaya Jadi Juri KRENOVA 2026, Dorong Inovasi Masyarakat

0 48

BSINews, Tegal – Suleman, dosen Program Studi (Prodi) Teknologi Komputer Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal, kembali dipercaya menjadi dewan juri dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) Kota Tegal Tahun 2026. Kepercayaan tersebut menunjukkan peran penting akademisi dalam mendorong berkembangnya inovasi masyarakat di tingkat daerah.

Keterlibatan dosen UBSI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung ekosistem inovasi di masyarakat. Melalui peran sebagai juri, akademisi tidak hanya menilai karya inovatif, tetapi juga memberikan perspektif akademik terhadap potensi pengembangan ide yang dihasilkan oleh masyarakat.

Penjurian Berlangsung Selama Empat Hari

Kegiatan penjurian KRENOVA 2026 berlangsung pada 9 hingga 12 Maret 2026 di Kantor Bappeda/Bapperida Kota Tegal. Selama empat hari, tim dewan juri melakukan evaluasi terhadap 99 proposal inovasi yang masuk.

Proposal tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni kategori Pelajar sebanyak 37 proposal dan kategori Umum sebanyak 62 proposal. Setelah melalui tahap seleksi administrasi, sebanyak 38 proposal dinyatakan lolos ke tahap berikutnya, terdiri dari 15 proposal dari kategori Pelajar dan 23 proposal dari kategori Umum.

Dalam proses penilaian, dewan juri mempertimbangkan sejumlah aspek penting, seperti kebaruan ide, manfaat bagi masyarakat, potensi implementasi, keberlanjutan inovasi, serta dampak ekonomi dan sosial yang dapat dihasilkan.

Baca juga: UBSI Kampus Tegal Gelar Bootcamp Penguatan Skill Persiapan Karier di Era Digital

Keterlibatan Suleman dalam proses penjurian tersebut menunjukkan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung pengembangan inovasi daerah serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah.

“KRENOVA menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyalurkan ide dan kreativitas dalam menciptakan solusi inovatif bagi berbagai permasalahan di lingkungan sekitar,” ujar Suleman dalam rilis yang diterima pada Jumat (13/3) di Pontianak.

Ia menambahkan bahwa melalui ajang tersebut masyarakat dan pelajar mendapatkan kesempatan untuk menampilkan gagasan inovatif yang tidak hanya kreatif, tetapi juga aplikatif dan berpotensi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kemajuan Kota Tegal.

Perkuat Budaya Inovasi di Daerah

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada dosen UBSI kampus Tegal dalam ajang KRENOVA menunjukkan bahwa peran akademisi semakin dibutuhkan dalam proses penilaian dan pengembangan inovasi masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai inovasi baru yang tidak hanya berhenti pada tahap gagasan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk atau solusi yang aplikatif dan berdampak bagi pembangunan daerah. Ajang KRENOVA Kota Tegal 2026 juga diharapkan mampu melahirkan inovator-inovator baru sekaligus memperkuat budaya inovasi di tengah masyarakat, sehingga Kota Tegal dapat terus berkembang sebagai daerah yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.